Untukmu yang Sempat Menginap di Rahimku

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Selamat sore, Nak.

Apa kabarmu di dalam sana?

Ibu tahu kamu sudah tidak bisa mendengar suara Ibu lagi.

Ibu tahu kamu sekarang sudah tenang bersama-Nya.

Entah sejak kapan.

Hari-hari indah kemarin kita lalui begitu cepat ya, Nak.

Saat ini Ibu masih belum percaya bahwa kita telah dipisahkan oleh Sang Maha Pemilik.

 

Nak, setiap mengingatmu, Ibu merasa hati ini tersayat-sayat.

Tak pernah Ibu sangka dan kira dalam hidup Ibu akan mengalami kejadian seperti ini.

Sekaranglah saatnya, di akhir tahun ini, Allah benar-benar menutupnya dengan sebuah pelajaran yang indah, yaitu kematianmu.

 

Ibu dan Ayah sudah berusaha menjagamu semaksimal mungkin.

Ibu dan Ayah sudah berusaha mengasihimu dengan segala cara.

Ibu dan Ayah tak pernah mencoba membandingkanmu dengan kakakmu.

 

Tapi Allah punya rencana lain yang jauh lebih indah, Nak.

Mungkin saat ini kita dipisahkan terlebih dahulu untuk dipertemukan di lain waktu yang lebih tepat.

 

Entah firasat apa yang Ibu rasakan, tapi sejak awal setelah mengunjungi dokter kandungan, Ibu merasa berat badan sulit sekali bertambah.

Ibu merasa kamu tidak baik-baik saja walau kehamilan ini tampak baik-baik saja.

Bahkan jarang ada keluhan muntah.

 

Untuk segala memori indah yang pernah kita lukis, terima kasih, Nak.

Untuk segala kebersamaan kita dalam satu tubuh ini, terima kasih, Nak.

 

Selamat jalan, janin kecilku.

Semoga kau tenang di alam sana.

Bertemu lagi dengan Rabb-Mu.

Terima kasih telah pernah menginap di rahimku.

Walau hanya untuk beberapa minggu.

 

Mungkin Ibu belum siap berpisah denganmu, Ibu belum berani membeli obat untuk melahirkanmu.

Ibu belum pernah berpisah dengan orang terdekat Ibu selama hidup.

Selain kamu.

 

Dua dokter telah mengatakan bahwa kamu kini tak ada lagi.

Jantungmu tak berdetak lagi.

Tubuhmu tak berkembang lagi.

 

Teruntuk kamu, anakku yang seharusnya akan kuberi nama A.

Berkunjunglah ke mimpi Ibu dan Ayah sesekali.

Biar kami tahu seperti apa keadaanmu sekarang.

Semoga kamu menjadi pembuka jalan kami ke Surga.

Semoga kamu nanti menolong keluarga kita.

Semoga Allah selalu menjagamu, Nak.

 

Terima kasih untuk pertemuan singkat kita.

Ibu akan selalu mengenangnya.

Semoga Ibu segera ikhlas melepasmu, menata kembali mimpi-mimpi yang sempat kandas, mengelola hati menuju pribadi yang lebih taat lagi.

Aamiin yaa Rabbal ‘alamiin.

 

Kemarin sore hujan dan petir terasa begitu menyakitkan bagi Ibu.

Air mata Ibu seolah berpadu dengan tetesan air hujan di kaca jendela.

Ibu tak percaya akan menerima kabar semengagetkan ini.

Tapi Ibu percaya Allah akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik.

 

Innalillaahi wa innaa ilaihi raaji’un.

Semua akan kembali kepada yang menciptakan.

 

Surabaya, 8 Desember 2017

Laporan Perkembangan Bayi 16-17 Bulan

Sudah bisa bilang mau/tidak mau Sangat suka minta ditemani melihat kucing Suka mengarahkan tangan ke ortu untuk minta ditemani atau dinaikkan ke tempat yang dia belum bisa menjangkau Banyak meniru ekspresi, kata-kata, gerakan orang lain Senang bereksplorasi sendiri dan lepas dari orangtua Suka melempar benda-benda Suka memukul-mukulkan benda ke orang lain Suka minta dibacakan buku…  Lanjut baca →

Buku Filosofi Kue Pancong, Bikin Kamu Makin Yakin untuk Menikah

Tanggal 29 November 2017 lalu, usiaku genap 25. Setelah suamiku memberi kejutan berupa menginap di sebuah hotel kecil, kami pergi ke mall dan membeli buku diskon di Periplus. Memang, di hari kelahiran, Periplus hobi memberikan diskon 15%. Saat itulah aku merayu-rayu suami untuk pergi ke sana membeli buku yang sudah lama aku incar, yaitu…. Filosofi…  Lanjut baca →

Yuk Masuki Dunia Imajinasi Anak dengan Mendongeng

Tak terasa sudah berada di tahap ke-10 di kelas Institut Ibu Profesional – Bunda Sayang. Itu berarti sudah hampir sepuluh bulan lebih saya mempelajari ilmu mendidik anak secara profesional. Naah kali ini materi IIP diberikan lebih menarik dan memancing diskusi para peserta yang notabene emak dan calon emak. Penasaran apa materinya? Kali ini seru banget,…  Lanjut baca →

Ingin Belajar Family Strategic Planning? Yuk Datang ke Workshop bersama Founder IIP

Dalam rangka memperingati Ulang tahun yang ke 3, IIP Surabaya raya akan menggelar Workshop Family Strategic Planning  dengan menghadirkan narasumber yang tidak lain adalah founder dari Komunitas Ibu Profesional itu sendiri, yaitu Bapak Dodik Mardiyanto dan Ibu Septi Peni Wulandani. Apa itu Family Strategic Planning? Family Strategic Planning adalah sarana / cara untuk membuat perencaan…  Lanjut baca →

Ketika Marie Kondo Bicara Tentang Rutinitas dan Produktivitas

Penasaran bagaimana seorang penulis buku populer metode beres-beres rumah KonMari itu mengatur waktunya? Yuk, simak artikel berikut: Building routines and habits can be difficult. Just when we think we’re settled on a routine, life throws unexpected challenges; it’s not easy to always maintain a regular schedule. For me, I always begin thinking about how I…  Lanjut baca →

Think Creative: Banyak yang Bisa Dipelajari dengan Bermain Senter

Hari ini kami habiskan di rumah orangtua saya. Kebetulan di sana ada sebuah senter besar berwarna hijau. Walaupun barangnya berat, tapi si kecil tertarik sekali ketika baru pertama menemukannya. Berdasarkan pengamatan kami, si kecil yang diberi kebebasan menggunakan senter bisa menggunakannya dengan cara: menyalakan dan mematikan saklarnya menyinari mulut orangtua, seperti dokter gigi memainkan cahaya…  Lanjut baca →

Think Creative: Free Printable dari Familia Kreativa

Selama ini, saya kok hanya memakai mainan atau benda-benda di sekitar saja ya, untuk materi pembelajaran si kecil? Saya merasa perlu mengeksplor lagi hal-hal kreatif yang bisa kami lakukan bersama sekeluarga. Nah, berhubung saya pernah subscribe blog Familia Kreativa, jadi saya kemarin mendapatkan newsletter-nya. Sebenarnya saya sudah tahu di websitenya disediakan banyak sekali printable yang…  Lanjut baca →

CREATIVE: 8 Hal Penting dalam Memacu Kreativitas Anak

Sudah 8 hari ini saya belajar banyak tentang bagaimana menstimulasi kreativitas si kecil terutama dari situasi sehari-hari yang sederhana. Nah, untuk mendukung hal tersebut, Institut Ibu Profesional sudah memberikan artikel-artikel pengayaan alias camilan setiap hari Rabu, lho! Yuk, simak materi apa kali ini yang mudah sekali untuk kita ingat dalam rangka memacu kreativitas anak. Ada…  Lanjut baca →

​Think Creative: Laboratorium Memasak di Kamar Mandi

Sebenarnya dari dulu saya ingin mengakomodasi kegemarannya menutup-buka, mengaduk, menuang menjadi sebuah kegiatan yang bebas bagi dia. Kemarin saya bebaskan otak untuk mencari ide kegiatan apa yang seru untuk si kecil (17 bulan) ini ya? Hmm rupanya saya menemukan jawabannya. Main saja masak-masakan di kamar mandi. Jadi, toolsnya gampang, cukup ini saja – dandang kecil…  Lanjut baca →

%d bloggers like this: