Aku di Ramadan Ini

Tidak seperti biasanya, sejak hari ketiga, aku sudah tidak boleh berpuasa. Ya, tidak boleh.

Seorang bayi laki-laki akhirnya lahir 10 hari lebih cepat dari hari perkiraan lahirnya. Ia pun mengubah hidupku seketika.

Aku yang baru mencoba puasa satu hari di hari kedua, ternyata diizinkanNya untuk langsung melahirkan bayi itu ke dunia.

Malam demi malam Ramadan pun berlalu. Sedih sekali rasanya saat semua orang bisa berbondong-bondong salat Tarawih di masjid, berbuka puasa dengan sangat sumringah wajahnya, serta bangun sahur dengan begitu bahagianya.

Sedangkan aku, harus tidur lalu bangun lagi setiap 2 jam sekali, demi menyusui makhluk kecil yang kini statusnya adalah anakku. Setiap ingin melakukan me-time, entah mengapa tiba-tiba popoknya basah karena buang air kecil, buang air besar, minta disusui, kepanasan, ataupun digigit nyamuk, dan lain-lain, Buyar sudah impian untuk melakukan me-time. Aku juga harus banyak makan dan minum yang bergizi agar air susu yang ia konsumsi benar-benar berkualitas. Aku pun mengalami nifas, yang entah akan berlangsung selama berapa hari nantinya. Ada yang berkata 40 hari, ada yang berkata pula 60 hari.

Aku di Ramadan ini, telah menyusun target sedemikian rupa. Kuberi judul Ramadan Menata Hati. Benar sekali, aku meminta agar hatiku ditata olehNya. Hatiku yang masih amburadul dan sering futur ini, minta distabilkan olehNya. Aku juga meminta agar dihilangkan dari perasaan cinta dunia. Dan memang benar, aku pun mulai merasakan penataanNya. Kesabaranku lalu Dia uji oleh serangkaian kejadian. Terima kasih, Tuhan.

Engkau telah memberikan Ramadan yang berbeda dari yang sebelum-sebelumnya. Ramadan yang menyabarkan dan membahagiakan. Pengalaman pertama memang selalu menyenangkan.

Selamat berbahagia di Ramadan yang berbeda ini. Selamat menerima segala ketentuan dari ilahi.

Yang perlu aku lakukan hanyalah menikmati dan bersabar. Karena kesabaran dan kebahagiaan sebenarnya selalu berjalan beriringan.

Salam Ramadan dari keluarga kecil kami.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: