Aku Nananana Sama Kamu, Mas!

Assalaamu’alaikum!

Hai Mas Suami yang sudah tertidur lelap di sebelah balita mungil!

Selamat tengah malam.

Kamu tahu nggak…. kalo aku…. nananana sama kamu.

Apa? 

Nananana! 

Iyaaa aku jatuh cinta sama kamu.

Eh tapi aku ga mau jatuh lama-lama, karena aku maunya habis jatuh langsung bangun sama kamu. Hehehe.

Ga kerasa ya Mas, udah nambah dua nih, tahun sejak kita pertama kali saling halal untuk bersentuhan. Tentunya kehalalan itu membuat kita berubah status menjadi… suami dan istri. Maksudnya ya sejak akad nikah sederhana di depan rumahku itu.

Terima kasih ya, sudah mau mengucap janji yang berat itu ke papaku dan buat aku. Terima kasih sudah bawa seluruh anggota keluarga besarmu untuk mengenalku di Surabaya.

Hmm jadi mellow. Aku terharu nih. 

Tadi malam sepulang tarawih kamu membawakan aku sebatang coklat Cadbury Black Forest (yang ada jelly-nya!). Aku seneeeng banget. Soalnya kamu sih bawainnya pas aku lagi ga minta. Ehehehe. Terus… tiba-tiba cokelatnya direbut anak kita. Dimainin.

Katanya kamu pengen lihat album foto pernikahan kita sambil makan coklat itu berdua. 

Akhirnya kita berdua saling berbagi coklat sambil cerita tentang perasaan kita waktu prosesi menjelang akad nikah sampai udah sah. Tapi yaa ga bisa konsen karena anak kita ikutan liat. Ngeriwukin. Hehehe. Mungkin dia heran kok ga ada fotonya dia di situ. Atau dia yang cemburu liat ayah ibunya berduaan? Entahlah.

Hihihi kalau diingat-ingat lagi tentang masa 2 tahun lalu itu masih kerasa lho dag dig dugnya. 

Mungkin itulah kelebihan kalau nikah ga pakai pacaran. Langsung taaruf. Jadi deg-degannya kerasa terus. Bahkan sampai sudah 2 tahun ini. Rasanya pacaraaaan terus.

Mas. Ngomong-ngomong, kamu betah ga sih serumah terus sama aku yang superrempong dan ribet ini? 24 jam x 365 hari x 2 lho. 

Hehehheu udah berapa jam tuh kita berdua terus-terusan. Malah sekarang udah bertiga. Alhamdulillah yaa. Tahun depan berempat yuk Mas :”)) aamiin.

Kamu masih betah kah sama aku yang beda banget sama kamu dalam urusan makanan? 

Kamu mau segala makanan, aku pilih-pilih banget.

Kamu orangnya urut, aku random pol dan gak jelas.

Kamu ga peduli sama masa lalu, aku orangnya peduliii banget sama masa lalu.

Dan etc etc lainnya. Saking banyaknya perbedaan kita.

Ya emang karena golongan darah kita beda dari sononya ya. 

Tapi aku seneng banget bisa menemukan sosok yang beda dari laki-laki yang pernah nyantol sebentar di hati. 

Kamu lah sosok yang membuatku bisa lupa sama mereka semua yang pernah mampir. Kamu lah satu-satunya laki-laki yang ga pernah marah secara nyata sama aku. Tapi kalau marah dalam hati pasti pernah lah ya? Wkwkwk. 

Aku kagum sama kesabaranmu.

Aku kagum sama kamu yang pembelajar otodidak dan cepat.

Aku kagum sama ketaatanmu.

Aku kagum sama ketangguhanmu.

Masih banyak lagi kekagumanku sama kamu. Nanti aku beritahu kok tapi ga di tulisan ini yaaa.

Aku seneng banget bisa dipertemukan sama kamu, Mas. Bukan sama yang lain. Kayaknya kalau ada gembok ama kunci, itu kita banget deh. Atau username sama password. Nahhh itu kita banget deh. Kalo sama persis bentuknya, ya ga bisa klop dong, kuncinya ga bisa membuka pintu dong, akunnya ga bisa kebuka juga dong. 

Kalau kata Adjie Santosoputro nih ya, Mas:

Nah, itulah kenapa aku pengen terus nananana sama kamu 🙂 Sampai ke Surga nanti ya, Mas. Kalau kamu duluan, sebut namaku, ajak aku ke Surga. Kalau aku yang duluan, aku juga ingin sebut namamu dan mengajakmu plus anak-anak kita ke Surga. Aamiin.

Terima kasih sudah menjadi leader Keluarga Surga, keluarga kita yang bervisi dan bermuara Surga. 

Ini aku nemu di Tumblr, Mas. Kata-kata dari Amanda Apriliana. Bagus, yaaa. Aku setuju banget. Yuk lebih mindful lagi. Yuk kita nikmati dan berjuang bareng walau tertatih-tatih. Tetep pegangan erat ya, Mas. Badai di depan bakalan kenceng banget, jangan lupakan Allah dan hanya bergantunglah pada-Nya, ga boleh pada yang lain.

Surabaya, 14 Juni 2017. 

(Eits, ga kerasa dua tahun lalu jam segini aku masih jomblo, Mas. Masih tidur sama papaku. Sekarang udah sama suami dan anak. Hehehe.) 
Salam tengah malam,

Istrimu yang hobi nulis. Apalagi kalau malam dan serumah udah pada tidur.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: