Apa Kabarmu? Baik?

Hai yang di sana. Apa kabarmu? Baik?
Aku hanya ingin mengabarkan bahwa aku sebenarnya tidak benar-benar baik.
Lebih tepatnya, saat ini aku sedang berusaha memperbaikinya.
Ah, kau bingung ya?

Jika mungkin membaca tulisanku ini, aku harap kau tidak berpikir yang aneh-aneh.
Tenang saja, aku tidak apa-apa.
Walau sesungguhnya, sudah menjadi rahasia umum ketika wanita berkata seperti itu, ia sedang berbohong.

Hai yang di sana. Apa kabarmu? Baik?
Aku percaya, walaupun kita tak saling bicara, namun doa-doa kita bertemu di langitNya.

Hai yang di sana. Apa kabarmu? Baik?
Walau begitu banyak halangan, aku tetap yakin, kita akan baik-baik saja, berusaha baik-baik saja, dan semoga akan tetap baik-baik saja.

Sudah cukup lama kita berjumpa.
Semoga kita semakin diberi kemantapan hati dan kekuatan menjalani semua proses ini.
Kau jangan menyerah, ya. Aku di sini pun begitu.

Selamat mempersiapkan. Yakinlah, Tuhan akan selalu mendengarkan segala permohonan.
Mari mengucap doa kita bersama dan mengaminkannya bersama.

Surabaya, 29 Oktober 2014.
Mungkin, H minus dua bulan.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: