Apa Pentingnya Belajar Matematika?

Seperti yang sudah saya jelaskan di beberapa postingan kemarin, saya benci matematika. Saya agak alergi terhadap angka-angka. Walaupun ga ada orang yang alergi terhadap duit. Hehehe.

Nah, untuk melatih anak saya mencintai matematika, saya kenalkan dulu terhadap sesuatu yang semua orang tidak alergi. Apa itu? Duuuittt…

Agak ngawur ya? Gapapa lah. Toh, dia sendiri yang ambil celengan Bobo-ku dan mengeluarkan semua isi uang recehnya. Jadi ceritanya, celengan Bobo milik saya itu sudah ada sejak zaman saya SD. Saking cintanya saya sama celengan dan menabung uang receh sisa dari dompet, maka celengan itu masih ada bahkan sampai saya telah beranak. Nah, karena udah agak pudar, maka saya bungkus celengan itu dengan kertas kado. Sekarang bisa dimainkan sama si kecil dan berbunyi “cring..cring…”.

coins-currency-investment-insurance-128867

Belajar mengenal matematika lewat celengan bisa dimulai dengan membuka tutup celengan, mengeluarkan semua uang receh di dalamnya, memasukkan satu demi satu uang ke lubang celengan. Mungkin bagi kita yang sudah dewasa, hal seperti itu remeh dan super gampang. Tapi buat balita 13 bulan ini hal yang challenging atau mungkin menakutkan. Buktinya saya sudah mengajarinya memasukkan satu uang receh ke lubang, dia tetap belum bisa.

Ketika uang sudah berada di dekat lubangnya, dia mengurungkan niat untuk memasukkan uangnya. Entah kenapa, lucu ya. Di fase beo ini, semua kegiatan saya, dia coba tiru. Nah, seharusnya mudah bagi kita untuk mengajarkan kebiasaan baik. Pikir saya, kenapa ga dicoba menirukan saya memasukkan uang ke celengan. Tapi ternyata kamu belum bisa ya, Le. Ya udah gapapa 🙂

Setelah agak bosan, dia memainkan uang receh dan mengobrak-abrik uang itu di seluruh bagian kamar kos kami. Kadang dimasukkan tas laundry, kadang tergeletak begitu saja di lantai, nyelip di sprei, dan lain-lain.

Nah, kalau begitu, sebelum lebih jauh mengenal dan mengenalkan matematika pada anak, kita perlu tahu benefit apa saja yang kita dapatkan kalau tahu matematika.

Simak tulisan berikut ini yang saya dapatkan dari grup Institut Ibu Profesional kelas Bunda Sayang:

Banyak orang tidak suka belajar matematika. Sulit, begitulah alasannya. Soal-soal di buku matematika tidak berhubungan dengan problem di kehidupan nyata. Begitu alasan lainnya.

Belajar matematika sebenarnya mendatangkan banyak manfaat dan keuntungan. Apa saja?

🔹Pola Pikir Yang Sistematis

Dengan mempelajari matematika, kita terbantu berpikir sistematis karena kita jadi terbiasa berhitung & menimbang. Secara tidak sadar kita telah melatih otak terbiasa berpikir secara runut sehingga mudah dalam mengorganisasi sesuatu.

🔹Logika berpikir Lebih Berkembang

Semua bahasan matematika yg kita pelajari mencakup atau mencerminkan kemampuan berpikir logis. Kita dilatih untuk tidak bersandar pada asumsi dan praduga. Semua kesimpulan harus kita hasilkan melalui penghitungan yang tepat & pembuktian yang logis.

🔹Terlatih Berhitung

Semua orang pasti membutuhkan kemampuan berhitung, bahkan dalam skala yang sederhana seperti menghitung uang jajan atau uang belanja 😊. Dengan terampil berhitung, maka kita akan terbiasa melakukannya dengan tepat dan cepat.

🔹Mampu Menarik Kesimpulan Secara Deduktif

Matematika sering disebut sebagai ilmu yang bersifat deduktif. Artinya, matematika membantu seseorang dalam menarik kesimpulan berdasarkan pola yang umum, sehingga membiasakan otak untuk berpikir secara obyektif dan rasional.

Kemampuan berpikir obyektif dan rasional ini adalah kemampuan soft skill yg berguna untuk memecahkan masalah dalam semua lini kehidupan.

🔹Menjadi Teliti, Cermat Dan Sabar

Pelajaran matematika melatih kita menjalani proses yang panjang dengan penuh kesabaran dan kecermatan. Kualitas ini sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah dalam semua bidang kehidupan.
Jadi, pelajaran matematika itu beririsan dengan berbagai bidang kehidupan. Mulailah mencintai matematika dan nikmatilah manfaatnya dalam kehidupan.

 

Sumber Bacaan:

– Rudi S. – 6 Agustus 2016

www.educenter.id/5-manfaat-pelajaran-matematika-untuk-masa-depan/
Effective Teaching: Teori Dan Aplikasi, Daniel Muijs and David Reynolds, Pustaka Pelajar, 2008

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: