Apa yang Bisa Dilakukan dengan Krayon untuk Mengenalkan Matematika pada Anak?

Krayon. Warna-warni. Beberapa minggu ini kami berpikir, sepertinya si kecil sudah waktunya diberi sesuatu untuk dipegang dengan tangannya. Entah untuk menulis atau menggambar. 

Namun, saya hanya punya spidol dan bolpen. Kami rasa, benda itu terlalu tajam untuk digunakan si kecil. Saya pun mengusulkan pada suami untuk membeli krayon. Alhamdullilah saya juga membawa 1 pack kertas a4 dari Surabaya. 

Sekitar seminggu yang lalu, kami pergi ke Toko Merah di Jl. Gejayan, Jogja. Begitu banyak pilihan krayon yang disajikan, kami pun jadi bingung dan galau. Yang mana yang dibutuhkan dia ya sebenarnya?

Lalu kami buat indikator:

– ada bungkus tiap krayonnya, jaga-jaga supaya kalau kemakan, yang kemakan bungkusnya dulu

– ada bonusnya seperti rautan, dll

– hanya sedikit warna saja karena baru pengenalan

– mudah dibawa

– bukan krayon wax

– bisa dicuci kalau nempel di baju

Banyak sekali pilihan jenis krayon yang  disediakan merk Faber-Castell. Saya sudah demen dengan merk ini, jadi ga mau melirik ke merk lainnya. Kualitasnya sudah teruji, lah. Akhirnya setelah menimbang-nimbang, pilihan kami jatuh pada Faber-Castell Oil Pastels 12 pcs, seperti di gambar ini:

Sumber: Lazada

Lumayan, ada bonusnya seperti extender dan alat pengarsir.

Ini versi yang 24 pcs tapi bonusnya sama, kok.

Jadi ceritanya saya ajak dia buka dan tutup tempat krayon, mengembalikan krayon ke tempatnya. Memang gampang yaa menurut kita, tapi sulit lho buat balita 13 bulan.

Ternyata dia suka banget sama krayon. Dia corat-coret di kertas putih yang saya kasih. Tapi ya gitu deh namanya balita, dimakan krayonnya. Biar aja, biar tau kalo rasanya ga enak xixixi. 

Akhirnya, kemampuan seni yang sudah lama kupendam, khususnya di bidang menggambar tangan, kukeluarkan bersama dirinya. Setiap hari dia minta krayonnya dibuka, saya langsung menggambar buah, sayur, benda-benda, angka. Total yang sudah saya gambar ada wortel, pisang, apel, jeruk, rambutan, daun, mobil, bintang, pelangi. Saya buat beragam jumlah bendanya. Lalu dia bawa-bawa kertas yang berisi gambar tadi ke mana-mana. Walaupu gambar tadi kemungkinan besar akan dia corat-coret juga, tapi gapapa, yang penting dia menikmati 🙂

Krayon bisa membuat anak mengenal warna dan melatih motorik halus. Dengan krayon, kita sebagai orangtua juga bisa menuangkan imajinasi melalui menggambar benda-benda sederhana. Daripada harus beli flashcard, kan mending nggambar sendiri. Hemat!

Tapi ingat, jangan menggambar makhluk bernyawa ya, seperti hewan dan manusia. Kalaupun harus menggambarnya, hilangkan mata, hidung, mulutnya. 

Mungkin, next kami akan membeli finger printing Faber-Castell yang bisa melukis pakai sidik jari. Doakan ada rezeki yaa.

Sumber: kliniktumbuhkembang.info

Selamat bereksplorasi bersama anak dengan krayon, Moms!

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: