Baby Budget [by cfasyifa]

cfasyifa:

Seorang teman yang lagi hamil muda tanya biaya-biaya yang mungkin keluar semasa dedek dalam kandungan sampe lahirannya nanti. Entah karena kita anak manajemen keuangan atau semua calon orangtua juga gitu, tapi memang penting hukumnya merencanakan keuangan buat menyambut kedatangan baby biar ngga kalang kabut .. Tapi percayalah, insyaAllah setiap anak ada rezekinya. Catet dulu aja pengeluarannya.. kalo pendapatannya belum ada, pada waktunya pasti ada.. 😀

Ini beberapa pos pengeluaran yang muncul menurut pengalaman saya :

  1. Monthly Check. Setiap bulan calon orangtua biasanya memeriksakan kandungannya ke bidan atau dokter kandungan untuk mengetahui perkembangan janin. Kita tinggal pilih mana yang paling kita percaya dan nyaman untuk konsultasi. Biaya periksa ke bidan sudah barang tentu lebih murah dibandingkan ke dokter kandungan, tetapi konsul ke dokter kandungan pun perlu, setidaknya dua kali, di usia 4 bulan dan 7 bulan untuk usg. Di usia 4 bulan untuk benar-benar mengetahui umur janin dan di usia 7 bulan untuk ngintip jenis kelamin baby, selebihnya diperiksakan ke bidan tidak masalah selama tidak ada masalah khusus dalam kehamilan.
  2. Syukuran 4 bulanan. Ini bukanlah hal yang wajib, tetapi di masa usia 4 bulan janin ditiupkan rohnya bahagia rasanya jika orangtua bisa melakukan syukuran dan meminta doa dari kerabat dan tetangga dekat. Jika calon mommy dan daddy ingin melakukan hal yang serupa, jangan lupa membuat anggaran yang diinginkan, berapa tamu yang akan diundang, kerabat dekat, dan apa saja yang akan menjadi ‘susuguh’ di acara tersebut.
  3. Baby Stuff. Biasanya calon orangtua baru akan excited menyambut kedatangan buah hatinya, sehingga kalap dalam membeli perlengkapan bayi. Yang perlu kelupaan dan yang belum penting terlanjut terbayar, Maka jika budget tidak sebesar yang diinginkan, buatlah list kebutuhan baby selama satu bulan pertama. Diantaranya : 1) popok bayi 3 lusin, jika tidak berniat menggunakan popok siap pakai. 2) pernel 2 lusin, untuk keperluan bedong, alas tidur, dll. 3) selimut bayi 4) bantal guling bayi 5) baju bayi 0-1 bulan 1 lusin, tidak perlu membeli jaket, celana, baju lebih dr umur 1 bulan 6) handuk 2, 7) peralatan mandi 1 set, 8) topi 2, 9) sarung tangan dan kaki 3 pasang, 10) gurita bayi setengah lusin 11) alas ngompol bayi plastik 2, 12) gendongan bayi 1. 13) bak mandi plastik 1. 14) kelambu 1.
  4. Mommy Stuff, karena terlalu fokus dengan kebutuhan bayi, bukan tidak mungkin kebutuhan ibu bayi terlupakan. Beberapa kebutuhan ibu pasca melahirkan adalah : 1) gurita ibu 4, 2) bra menyusui 6, 3) baju tidur bukaan depan, sebanyak-banyaknya 😀 4) maternity pad, alias pembalut nifas 50 pcs. 5) cairan antiseptik disinfektan, semacam dettol untuk membersihkan luka jahitan jika dijahit.
  5. Birth day. Hari kelahiran bayi memang membahagiakan, tapi jangan lupa ada biaya yang harus dibayar, hehe .. karena biaya melahirkan di setiap tempat berbeda-beda, sebaiknya kita telah menentukan pilihan dimana rencananya kita akan bersalin dan dengan cara bersalin seperti apa, meskipun begitu kita harus mempunyai beberapa opsi agar jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan kita telah ‘sedikit’ siap dalam masalah biaya. Misal opsi tempat melahirkan adalah, bidan, rumah bersalin atau rumah sakit, dan opsi cara melahirkan adalah normal, induksi, vacum, cesar atau lainnya. Pergi ke beberapa tempat untuk survey biaya lebih baik, karena seperti yang saya alami, tepat 3 hari sebelum dedek lahir, bidan depan rumah pindah kerja sehingga harus pergi ke tempat yang agak lebih jauh, tapi alhamdulillah kami telah mempersiapkan opsi itu.
  6. Aqiqah. Aqiqah adalah sunnah muakkadah bagi setiap orang tua yang mampu sebagai tanda syukur atas kelahiran anaknya. Bagi anak perempuan 1 dan laki-laki 2. Pada usia 7 bulan, ketika periksa ke dokter kandungan untuk usg biasanya bisa terlihat apa jenis kelamin dari janin lebih jelas, sehingga itu bisa menjadi patokan kita untuk menyiapkan aqiqah. Selain untuk membeli hewan aqiqah, kita pun harus menyiapkan bugdet untuk acara syukurannya, karena jika daging hewan aqiqah dibagikan secara langsung dikhawatirkan akan mubadzir karena hanya sedikit setiap orangnya, meskipun dibagikan secara langsung pun tidak masalah.

Sekian beberapa pos pengeluaran sampe baby tertunaikan aqiqahnya .. Semoga membantu.. 🙂

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: