Bermain di McDonalds dan Belajar Buku Balita Muhammad Teladanku – Day 5

Hari ini tantangan hari ke berapa sih ya? Oh sudah hari ke-5. Makin kreatif menyelidiki gaya belajar anak atau malah matgay alias mati gaya? Hehehe. 

Tadi pagi saya mengajak baby K memilih sendiri buku balita Muhammad Teladanku. Ada 5 judul, Nabi Sayang Allah, Nabi Sayang Binatang, Nabi Sayang Sahabat, Nabi Sayang Anak-Anak, dan Nabi Sayang Keluarga. 

Baby K memilih yang Nabi Sayang Binatang. Hehehe mungkin gara-gara dia lagi suka kucing. Setiap ketemu kucing selalu tangannya dibunyikan dan berkata “Puuh.. puuh” maksudnya “Puus..puus”. Ini sih, ajaran eyang kakungnya, hehe. Ternyata cepat sekali ditiru oleh baby K.

Kembali lagi ke buku balita. Dia saya biasakan untuk memilih, agar nanti saya juga tidak terbiasa memilihkan jalan hidupnya. Saya ingin baby K sejak kecil sudah bisa memilih sendiri. Tidak terlalu banyak memilihkan, tapi hanya mengarahkan dan mendampingi.

Setelah itu, saya mulai membacakan buku Nabi Sayang Binatang. Di buku itu dijelaskan bahwa Nabi sayang terhadap kucing, burung, keledai dan unta. Setiap halaman, ada suara hewannya. Nah, baby K tampak antusias mendengarkan suara hewan yang coba saya tirukan dengan mulut saya. Dia pun masih menunjuk-nunjuk buku menggunakan tangan kecilnya. Membolak-balik halaman boardbook tipis ini dengan lihai. 

Malamnya, kami makan di McDonalds dekat rumah. Saya hari ini tidak memasak dan ingin makan di luar. Ya sudah, kami pilih tempat yang ada baby chair dan playland-nya. Apalagi kalau bukan restoran fastfood, wkwkwkwk. 

Baby K kami ajak main di sana, bertemu dengan anak-anak lainnya. Ternyata dia yang lebih sering menyapa duluan. Dia juga suka berceloteh alias ceriwis. Bergerak aktif ke sana kemari. Walaupun masih bayi, saya rasa keberaniannya untuk praktik main langsung ke lapangan sudah cukup teruji. 

Lalu saya berpikir… Mungkin memang didominasi kinestetik dan auditori gaya belajarnya…

Alhasil saya cocokkan dengan gambar ini untuk mengenali gaya belajarnya. Mungkin Moms juga bisa mencoba menjawabnya:

Visual

– Menyukai hal-hal yang bersifat detail dan rapi: sepertinya tidak

– Banyak gambar atau ilustrasi di buku catatannya: dia belum diberi buku untuk corat-coret

– Ketika berpikir, kadang suka menutup mata sambil membayangkan: sepertinya tidak

Auditori:

– Suka membaca dengan suara keras: ya

– Suka berbicara sendiri ketika menyimpan dan mengingat suatu informasi: ya

– Mengemukakan ide/ekspresi dengan kata-kata verbal: ya

Kinestetik

– Berbicara menggunakan tangan atau gesture: ya

– Lebih mudah mengingat sesuatu/pengetahuan yang dilakukan daripada pengetahuan yang dibaca atau didengarnya: sepertinya ya

– Menyukai pelajaran yang berhubungan dengan praktik langsung: sepertinya ya

Jadi, kelihatan ya, kalau baby K cenderung Kinestetik Auditori?

Sebenarnya saya juga bingung untuk menjawab yang poin gaya belajar visual karena belum saya stimulasi secara maksimal.

Belajar apa lagi besok yaaa? Dipikir besok, deh 🙂

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: