Book Review 2 (Monograph) #Internship

Book Review
MONOGRAPH
Baskoro Tedjo: Extending Sensibilities Through Design (Architectural Works 1997-2012)
Imaji Publishing, 2012
Sangat penting bagi arsitek untuk mendokumentasikan karya-karyanya, mempublikasikannya, serta berbagi mengenai karyanya kepada publik. Inilah yang coba dilakukan oleh Baskoro Tedjo, seorang arsitek kondang yang telah mengerjakan beraneka ragam proyek, termasuk diantaranya karya sayembara.
Baskoro Tedjo adalah salah satu arsitek Indonesia yang dikenal sangat aktif berpartisipasi dan memenangkan sayembara desain. Arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung ini pada akhirnya memutuskan membuat sebuah monograf yang mendokumentasikan karya-karya arsitekturalnya selama 15 tahun. Monograf ini juga ia buat untuk berbagi proses dan pendekatannya dalam berarsitektur.
Proyek-proyek yang dipilih untuk buku ini dibagi menjadi tiga bab yaitu Monumen Publik, Ruang Tinggal Privat, dan Pendekatan Sayembara Desain. Alasannya membagi menjadi tiga bab yakni karena setiap jenis proyek membutuhkan sudut pandang dan strategi yang berbeda dan spesifik. Namun dalam proyek yang berbeda, pendekatan yang sama bisa digunakan berulang kali sebagai strategi desain.
Pembahasan secara mendalam terhadap setiap karya, disertai gambar-gambar 3 dimensi serta maket studi yang informatif membuat monograf ini semakin menarik untuk dibaca. Beberapa gambar disajikan berwarna walaupun pada buku ini didominasi hitam-putih, senada dengan cover yang grayscale. Hal itu rupanya tak mengurangi keunggulan buku ini. Penyajian layout buku yang monokromatik seperti membawa suasana kesederhanaan buku ini.
Pada bagian awal, Baskoro Tedjo mencoba berbagi pemikirannya tentang arsitektur, “Bagi saya, arsitektur adalah ruang yang menggugah perasaan dan membuat orang hidup dengan bahagia.“ Pendekatan Baskoro Tedjo dalam merancang adalah dari perspektif analisis perilaku. “Arsitektur dapat berlaku sebagai rangsangan (stimulus) untuk respon yang mungkin dapat membuat orang bahagia,” ujarnya.
Di bagian Monumen Publik, Baskoro Tedjo mencoba membahas metode dan strategi desainnya pada Campus CenterITB,  Taman Memorial Soekarno, Taman Memorial Sudirman, Neo Calista Café, Pusat Komunitas Korea, dan lain-lain.
Sedangkan pada bagian Ruang Tinggal Privat, Baskoro Tedjo mencoba membuat desain yang nyaman dan menimbulkan rasa bahagia. Salah satu yang menarik ialah rangancan Town House Pondok Indah yang menginterpretasikan rumah Jengki. Hal ini dikarenakan belum pernah dilakukan sebelumnya dalam hal pengembangan klaster atau town house. 
Pada bagian ketiga, Pendekatan Sayembara Desain, terdapat alasan Baskoro Tedjo berpartisipasi aktif dalam sayembara, “Saya dapat berekspresi dan menyatakan beberapa ide-ide terbaik saya yang mungkin tidak dapat diwujudkan dalam praktek dunia nyata.” Meskipun tidak selalu memenangkan sayembara, hal tersebut menjadi pelajaran baginya untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan.
Selain mengungkap karya-karya dan permasalahannya, terdapat sebuah bab yang membahas tentang idiom pribadi Baskoro Tedjo. Dalam bab ini diulas filosofi dan pendekatan desainnya selama ini. Bagi Baskoro Tedjo, setiap desain harus mempunyai karakter yang kuat, yang sesuai dengan konteksnya dan tidak perlu harus mengulang-ulang sesuatu yang sama. Sitedan pemakailah yang paling menentukan karakter sebuah bangunan, bukan pribadi arsiteknya. Baskoro sangat suka membuat solusi-solusi desain yang spesifik, unik, dan berkarakter sehingga menggugah perasaan ‘wow’ kepada pemakai dan pengamatnya.
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Indonesia-Inggris) setebal 276 halaman. Agar mudah mencari dan melihat daftar karyanya, pada buku ini dilengkapi indeks karya, serta biografi singkat Baskoro Tedjo di halaman terakhir. Melalui penuturan yang rendah hati dan terstruktur, monograf ini dapat menjadi referensi yang baik bagi setiap pengagum Baskoro Tedjo.


Monograph of Airmas Asri
Imaji Publishing, 2013
PT Airmas Asri merupakan sebuah firma arsitektur terkuat di Indonesia yang telah berkontribusi pada pembangunan arsitektur kontemporer, khususnya pada dua dekade terakhir. Buku ini mendemonstrasikan usaha PT Airmas Asri sebagai praktisi arsitektur sehingga dapat menjadi contoh bagi yang lain.
Disajikan dengan format full bahasa Inggris dan full colour, buku ini terkesan eksklusif. Dimulai dari cerita sejarah, lalu proyek-proyek terbangun PT Airmas Asri, kemudian proyek yang sedang diselesaikan, tak lupa proyek internasionalnya. Buku ini juga menghadirkan foto seluruh tim PT Airmas Asri yang berjumlah sekitar 90-100 orang.
Firma arsitektur ini diprakarsai oleh Jusuf Setiadi dan Hidajat Tri Tjahjono yang kemudian bertemu dengan N. Rahardjo Muljono.  Didirikan sejak tahun 1988, PT Airmas Asri atau yang lebih dikenal dengan nama ‘Airmas’ ini telah dikenal lewat berbagai macam proyek di antaranya: Cilandak Townsquare, Ananta Legian, Bali Nusa Dua Convention Center, dan bermacam-macam gedung pencakar langit.
Airmas juga sedang mengerjakan berbagai macam upcoming projects, mulai dari apartemen, mall, kantor, terminal, masjid, resort, hotel, condotel, dan lain-lain. Beberapa proyek prestisius internasional Airmas tersebar di tiga negara yaitu Vietnam, India, dan Oman.
Komentar:
Dua monograf ini menampilkan ulasan seorang arsitek dan sebuah biro arsitektur. Monograf ini sama-sama menonjolkan sisi masterpiecemasing-masing pihak.
Monograf Baskoro Tedjo disajikan dalam format yang lebih kecil dari monograf PT Airmas Asri. Selain itu, juga ditulis dalam dua bahasa, tidak seperti Monograph of Airmas Asri yang ditulis hanya dalam satu bahasa, yaitu bahasa Inggris.
Kedua buku ini memberikan kita informasi mengenai awal mula seorang arsitek dan biro arsitektur secara mendalam dan terstruktur. Tak salah jika keduanya sama-sama direkomendasikan untuk dibaca pihak-pihak yang membutuhkan informasi detail mengenai karya rancangan keduanya.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: