Book Review 3 (Series) #Internship

Book Review
House Style Series
Superb Minimalist (2011), Ethnic Exotic (2012)
Kedua buku dalam House Style Series ini memberikan referensi mengenai tiga gaya arsitektur rumah tinggal yang berbeda, yakni gaya minimalis, gaya etnik, serta rumah kompak. Keduanya dihadirkan dalam foto-foto masing-masing rumah terpilih. Selain itu disajikan data luasan rumah, lokasi, serta arsitek rumah.
Superb Minimalist, di bagian awal, mencoba meluruskan pandangan yang sedikit menyimpang pada masyarakat kebanyakan mengenai gaya minimalis. Gaya minimalis sering diartikan secara dangkal, yaitu sekedar gaya dalam sebuah desain. Padahal arti sesungguhnya yaitu efisiensi dan simplisitas.  
Ethnic Exotic menyajikan keeksotisan rumah-rumah bergaya tradisional di Bali dan Yogyakarta yang memang sangat kental kebudayaannya. Selain itu terdapat pula beberapa rumah di Jakarta. Alam yang identik dengan etnik dan asimilasi kultur Indonesia dan luar juga disajikan pada rumah-rumah tersebut. Ada hal menarik yang diungkapkan pada buku ini, yaitu mengenai perbedaan cara pandang masyarakat tradisional masa lalu dan kini. Masyarakat urban cenderung mengutamakan estetika elemen etnik hanya sebagai dekorasi tanpa mendalami makna dan latar belakang elemen tersebut. Namun, keragaman budaya nusantara yang digabungkan dengan arsitektur masa kini. Dapat beradaptasinya budaya tersebut mencerminkan ketidaklekangannya dimakan waktu. Material kayu, bambu, dan bata yang mendominasi gaya etnik juga dapat digabungkan dan menciptakan suasana yang akrab dengan alam jika didukung unsur suara seperti kicau burung, denting bel angin, tetesan atau gemericik air kolam.
Baik rumah minimalis dan rumah etnik, semua memiliki estetikanya sendiri-sendiri. Pesona estetikanya dapat dinikmati dengan visualisasi rangkaian foto pada buku ini. Sederhana, namun memberi asupan referensi yang cukup baik terhadap arsitektur rumah tinggal di Indonesia. Buku sejenis ini sangat cocok untuk dimiliki para calon penghuni rumah yang haus ide akan desain rumah.

Urban Lifestyle
Authentic Restaurant (2012), Contemporary Restaurant (2013)
Dua buku Urban Lifestyle ini mencoba membuka mata kita tentang seluk-beluk desain restoran. Mulai dari pencahayaan, akustik, serta tata letak sebuah restoran, semua sangat penting demi menciptakan suasana restoran yang baik. Buku Contemporary Restaurant menghadirkan 18 desain restoran masa kini (kurang lebih lima tahun terakhir) mulai dari Scandinavian modern look, retro pop, vintage, rustic hingga industrial look.
Restoran di masa kini mengakomodasi kehidupan masyarakat kota yang dinamis. Masyarakat kini lebih memilih untuk dapat melakukan banyak hal dalam satu tempat. Maka, restoran selain dilengkapi ruang makan utama, juga dilengkapi area loungesebagai area meeting, area bar, bahkan area bermain anak.
Ulasan ke-18 restoran terpilih dari seluruh penjuru Indonesia ini dibalut apik dengan foto-foto beresolusi tinggi. Kekuatan konsep desain dari semua restoran tersebut dibahas dengan cukup tajam.
Selain Contemporary Restaurant, pada seri ini hadir pula Authentic Restaurant yang terlebih dahulu diterbitkan. Berbeda dengan Contemporary Restaurant, Authentic Restaurant menghadirkan ulasan 22 restoran di Indonesia yang bergaya tradisional.
Secara umum, Authentic Restaurant mencoba membuktikan betapa beragamnya budaya di negeri ini. Hadirnya restoran telah menjadi objek penting dalam kehidupan manusia modern. Restoran telah masuk dalam jajaran tempat penting untuk dikunjungi dalam wisata kuliner.
Menariknya, tanpa melupakan ciri regionalnya, restoran-restoran otentik tersebut mampu mengombinasikannya dengan kultur modern. Sebut saja gaya Asia, Italia, Thailand, vintage, Hindia-Belanda, zaman kolonial, Cina, Timur Tengah, Bali, Jakarta tahun 1920-an, dan lain-lain.
Secara keseluruhan, kedua buku dalam seri Urban Lifestyle ini membahas sejarah restoran dan menyajikan material serta kekuatan konsep yang diusung. Foto-foto yang ditampilkan pun cukup banyak dan menampilkan detail-detail unik pada setiap sudut restoran.
Lain halnya dengan Contemporary Restaurant, Authentic Restaurant kebanyakan masih dominan membahas restoran di Jakarta. Sangat disayangkan, hanya ada satu gambar denah restoran yang dicantumkan di buku Authentic Restaurant, padahal hal itu sangat penting dicantumkan demi kelancaran terhadap menilai besaran ruang.
Kedua buku pada seri ini sekaligus mengedukasi pembaca mengenai istilah-istilah seputar restoran dan istilah interior. Seri ini juga menampilkan lokasi, desainer, serta alamat situs restoran.
House Series
Compact House (2012)
Compact House menghadirkan referensi rumah-rumah kompak di Jakarta dan satu rumah di Solo yang merupakan solusi rumah di lahan terbatas. Rumah kompak ini marak di era pembangunan besar-besaran saat ini. Lahan yang terbatas pun mau tidak mau memberikan masalah sekaligus peluang kepada penghuninya. Yaitu peluang kreativitas untuk menata rumah. Konsep ruang-ruang berdenah terbuka, multifungsionalitas, serta perancangan vertikal menjadi ciri-ciri rumah kompak. Inovasi desain juga dijunjung tinggi pada rumah kompak.  Disajikan dengan gambar-gambar informatif yang rapi, buku ini mampu menjawab keingintahuan kita terhadap rumah kompak.
Komentar:
Membahas dua hal yang berbeda, rumah tinggal dan restoran, ketiga seri ini turut mengedukasi masyarakat akan pentingnya mengetahui ‘cerita’ di balik arsitektur yang terjadi dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Desain suatu bangunan dan interiornya akan sangat mempengaruhi mood pengguna arsitektur.
Buku-buku ini merupakan referensi yang baik bagi semua orang yang membutuhkan asupan informasi tentang gaya restoran dan rumah yang ada saat ini atau sekedar mencari ide renovasi.
Secara umum, buku seri Urban Lifestyle dan House Series memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai objek arsitekturnya daripada House Series. Walaupun begitu, ulasan yang diberikan di bagian awal House Style Series dirasa cukup memberikan gambaran mengenai gaya rumah tinggal yang dibahas.
Format buku seri Urban Lifestyle juga lebihhandy dibandingkan House Style Seriesdan House Series. Akan lebih baik jika ditambahkan glosarium untuk istilah-istilah interior agar orang awam mengerti definisi dari istilah yang tercantum di buku tersebut.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: