[BOOK REVIEW] Princess Sendal Jepit: Diary Muslimah Blogger Oncom

Review Buku Princess Sendal Jepit: Diary Muslimah Blogger Oncom
 
Dua sisi. Begitulah kata yang pantas disematkan untuk buku ini. Berjudul “Princess Sendal Jepit: Diary Muslimah Blogger Oncom”, agaknya pantas jika buku ini berisikan bahasa yang memang ngeblog abis! R. Fuzy Romadona Fauziya alias Agyasaziya Raziev membagi buku ini menjadi beberapa bab, yaitu: Campus and FriendsExamo la Migreno,Fresh Juices, dan bagian yang ter….mehek-mehek yang ia beri judul Love Letters.
Agyasaziya sengaja memisahkan buku ini menjadi dua bagian utama, yaitu sisi “Sanguinis” dan sisi “Melankolis”. Di sisi “Sanguinis”, Agyasaziya membagikan pengalaman sehari-harinya semasa kuliah yang gokil abis ala teenlit. Nah lho, kemana pengalamannya saat SMP dan SMA? Agyasaziya bilang, dia sudah amnesia dengan masa SMP dan SMAnya! Hahaha. Di sisi “Sanguinis” ini, menurut saya, bahasa yang ia sajikan agak berlebihan alias hiperbola. Namun, mungkin itu memang sengaja dilakukan sebagai bumbu kegokilan ceritanya. Di sisi “Melankolis”, Agyasaziya memadukan prosa abstrak dibumbui quote-quote tentang cinta. Melalui dua sisi itu, Agyasaziya mampu menggiring emosi pembaca, dari yang bikin ngakak abis sampai merasa romantis bin melankolis.
Secara keseluruhan, buku ini mengulas habis-habisan yang namanya cinta, terutama kepada lawan jenis. Bagaimana cara agar kita nggak terjebak dengan cinta yang keliru dan bagaimana supaya strategi cinta kita tetap ada di jalur-Nya. Ecieeeh… Benar juga kata Agyasaziya di bagian awal buku, “Hidup ini kayak Cocktail buah yang rasanya lengkap.”Cocktail rasanya manis dan asem, juga sedikit pahit atau kecut! Ada berbagai hikmah yang bisa diambil dari kejadian-kejadian dalam hidup Agyasaziya ini.
Coba simak quote ini: “Pasangan yang Allah pilihkan untuk kita ibarat kita yang sedang memecahkan sebuah celengan. Jika rajin, uang yang ada akan banyak, dan kita akan bersorak gembira. Kalau tidak rajin, ya… seadanya. Apa yang kita usahakan dengan bersungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang setara dengan peluh.” Asik, kan? Masih banyak lagi quote dari Agyasaziya yang sederhana namun menghujam jiwa di bagian “Love Letters”.
Awalnya, judul buku setebal 230 halaman ini memang membuat penasaran. Ada apa dengan “sendal jepit”? Mengapa bukan sepatu kaca seperti Cinderella? Takut dikira plagiarisme? Oh ternyata saya salah sangka. Ternyata “sendal jepit” dipilih karena bersumber dari kecintaan alumnus Gontor Putri 3 ini terhadap sendal jepit yang nyaman dipakai. Harapannya, cerita di buku ini bisa membuat pembaca terhibur dan nyaman. Didukung dengan layout yang girly banget, pemilihan font yang lucu dan berukuran agak besar, membuat buku ini nyaman dan ga membosankan saat dibaca. Plus, ilustrasi-ilustrasi lucu membuat buku ini makin wajib dimiliki (dan dibaca, tentunya).
Terlepas dari layout cover dan halaman isi yang girly banget, buku ini ternyata tidak hanya diperuntukkan bagi kaum hawa, lho. Banyak juga pesan-pesan di bagian “Love Letters” yang sangat universal, sehingga kaum adam alias makhluk dari Mars pun boleh membacanya! Apalagi di prosa terakhir yang berjudul ‘Mencintai Wanita-mu’, coba dehyang merasa kaum adam, baca bagian itu.
Biodata Agyasaziya yang disajikan di halaman paling belakang pun cukup membuatngakak. Agaknya, ini biodata penulis terpanjang yang pernah saya temukan dalam sebuah buku! Overall, bacaan ringan namun menginspirasi ini patut dibaca oleh anak muda yang sedang mabok cinta 😀 Selamat menikmati cinta, jangan sampai salah jalur, ya!

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: