Bukan Sebuah Review, tapi Cerita Tentang Teman Imaji

Hai! Aku ingin bercerita tentang sebuah buku –yang bukan sekedar buku–, novel –yang juga bukan sekedar novel–. Inilah yang disebut karya dari hati. Tulisan seorang teman yang belum begitu kukenal, tetapi sudah seperti kenal lama, karena karakternya seperti merasuk di tokoh-tokohnya. Temanku itu bernama Mutia Prawitasari.

image

Berawal dari Tumblr, aku yang dulu tengah berselancar di dashboard menemukan foto cover buku ini. Satu impresi pertama: Lucu! Tapi kulihat nama penulisnya. Mutia Prawitasari. Siapa dia? Sepertinya aku belum kenal. Ya, memang belum kenal. Kemudian karena jatuh cinta dengan covernya, seketika aku meluncur menuliskan e-mail untuk pre-order. Sepertinya waktu itu sudah mepet dengan tanggal terakhir pre-order. Aku jadi deg-degan apakah aku tercatat pre-order atau tidak. Lalu, setelah e-mailku dikonfirmasi, aku pun senang. Tak lama lagi, Teman Imaji akan datang.

image

Awal melihat buku ini, wah tebal, ya. Apakah aku sanggup menyelesaikannya dalam waktu singkat? Awalnya, aku baca sepotong-sepotong. Bab 1, 2, 3, 4, sudah itu selesai. Aku mulai jatuh cinta, tapi, belum tenggelam~

Lalu aku bilang pada temanku, Afy. Ternyata dia penasaran juga dengan buku ini. Aku sangsi jika ia mampu menyelesaikan buku ini dalam waktu singkat. Biasanya dia jarang membaca buku. Tetapi aku memiliki keyakinan, dia pasti suka dengan ceritanya. Aku pun meminjamkan buku ini dengan kondisi aku baru membaca 4 bab. Hehehe.

Gayung bersambut, Afy pun mampu menyelesaikan buku ini. Dia selesai duluan! Luar biasa. Afy pun mengaku suka dengan jalan ceritanya. Namun memang ada beberapa bagian yang dia kurang sepaham.

Kami pun mendiskusikan buku ini setiap bertemu. Dengan aku, yang tak kunjung mengkhatamkannya. Fiuh~ Ia selalu mendiskusikan spoiler buku ini. Namun aku belum tenggelam. Belum.

Kemudian, aku pun memaksa diriku. Oke, aku harus menyelesaikannya. Aku ingin berdiskusi dengan Afy!

Yap! Aku pun memakai pelampung, dan bersiap menyelami buku ini. Untung aku tidak tenggelam. Aku hanya melayang-layang di dalamnya.

***

Hidup ini labirin raksasa, jalannya beda-beda.

Namun satu tujuan kita, terang di ujung sana.

Jalan yang panjang tidak terasa, banyak pelajarannya.

Beban kan kita pikul berdua, tersesat tak apa-apa.

Manis, sederhana, namun sarat makna. Begitulah sajak, lirik, puisi mini, atau apalah namanya ini. Kata-kata yang ia tuliskan selalu menyejukkan hati. Atau jika tidak, membuat senyum-senyum dan manggut-manggut sendiri.

image
image
image

Tuh.

Percaya, kan, kalau buku ini bisa bikin tenggelam?

Aku juga belum pernah menyaksikan orang yang sebegitu addict dan hujanholicseperti ini. Mutia, kamu memang juara! Apalagi kalau kamu membuka soundcloud.com/prawitamutia sambil membaca bukunya. Rasakan sendiri sensasinya. Dua belas bulan, hujan, sambil khusyuk mendengarkan.

Sampai akhir aku membaca buku ini, aku pun tersenyum lega. Tapi bayangan akan Kica, Banyu, Faza, Adit, masih terus terngiang di kepala dan telinga. Mereka seakan berhamburan di sekitarku, dan sampai beberapa hari setelahnya, aku masih melayang di antaranya. Ah.

Aku belum pernah melihat buku yang ditulis sebebas ini. Aku belum pernah melihat gaya penulisan yang seperti ini. Bukan buku agama, tapi sarat akan pesan-pesan religius yang tak menggurui dan menghakimi.

Untuk Mutia Prawitasari alias prawitamutia alias Uti, semoga dipermudah segala urusan-urusannya ke depan, bersama calon pasangan hidupnya. Aamiin.

Terakhir, Uti, terima kasih karena tulisanmu, aku jadi makin terpacu saat menyelesaikan tulisanku, hehehe.

Salam,

orang yang menulis!

Adiar Ersti Mardisiwi

Surabaya, 13 Agustus 2015.

*maaf resolusi kamera HP waktu itu buruk sekali.*

balasan dari penulis:

dari teman (14): adiar ersti mardisiwi
salah satu yang kemudian terpacu menyelesaikan tulisannya karena Teman Imaji. selamat kelahiran twin path nya ya kak. 🙂

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

1 Comment

  1. Hallo Admin ,,
    Saya perwakilan salah satu Digital Agency untuk pemasangan iklan di blog.
    Saya baru saja melihat blog adiarersti.com dan saya tertarik dengan postingan anda. Jadi, saya ingin bekerjasama dengan anda untuk memasang sponsored post di blog anda. Jika anda tertarik maka berikan harga terbaik anda. Dan apakah anda sbelumnya sudah pernah bekerjasama dengan Traveloka ?
    Bentuk sponsored post dari kami adalah artikel dan kami yang menyediakan. Anda hanya tinggal mempostingya saja di blog anda. Artikel bertemakan wisata atau travel.

    Thanks before
    Sima

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: