CREATIVE: 8 Hal Penting dalam Memacu Kreativitas Anak

Sudah 8 hari ini saya belajar banyak tentang bagaimana menstimulasi kreativitas si kecil terutama dari situasi sehari-hari yang sederhana.

Nah, untuk mendukung hal tersebut, Institut Ibu Profesional sudah memberikan artikel-artikel pengayaan alias camilan setiap hari Rabu, lho! Yuk, simak materi apa kali ini yang mudah sekali untuk kita ingat dalam rangka memacu kreativitas anak. Ada 8 poin penting yang harus kita catat, hafalkan, dan amalkan.

Setiap anak terlahir kreatif, tugas kitalah sebagai orangtua untuk merawat serta memacu kreativitas mereka. Bagaimana caranya? Berikut adalah beberapa tips bagi orangtua untuk memacu kreativitas anak yang terangkum dalam kata CREATIVE.

🌟 Calm: Tenang 🌟

Fokuslah pada PROSES bukan pada HASIL. Seringkali kita tidak sabar untuk mengarahkan anak dalam berkreasi, padahal anak sudah terlahir kreatif. Yakinlah bahwa kotor atau berantakan dari kreativitas yang dihasilkan merupakan sebuah pengalaman belajar yang bermakna bagi anak.

🌟 Raise: Bangkitkan 🌟

Bangkitkan kreativitas anak dengan menjadi stimulan bagi kreativitasnya, jadilah motivator bagi mereka. Hindari sikap meremehkan hasil kreasi anak.

🌟 Exposure: Paparan 🌟

Tunjukkan bahwa kita ibu yang kreatif terlebih dulu dengan menyelesaikan masalah sehari-hari atau saat mendampingi anak dengan cara yang kreatif. Karena pendidikan karakter itu ditularkan bukan diajarkan. Misalnya bagaimana kita membuat kreasi mainan dari kertas atau dus bekas daripada membelikan mainan yang mahal.

🌟 Appreciation: Apresiasi 🌟

Berikan apresiasi sesimpel apapun kreasi mereka. Dorong anak untuk mempercayai penilaian pribadi mereka. Ajak mereka untuk menghargai keunikan diri serta kreasinya.

🌟 Time: Waktu 🌟

Berikan waktu bagi anak untuk berkreasi tanpa meninggalkan tanggungjawab mereka, misalnya dengan memberikan ruang khusus kreasi serta rentang waktu agar mereka bisa membereskan kembali ruangan seusai berkreasi.

🌟 Involve: Terlibat 🌟

Saat anak memerlukan bantuan atau pendampingan kita pada suatu peran, terlibatlah dengan aktif dan bersemangat. Jadikan waktu berkreasi bersama menjadi momentum memperkuat bonding.

🌟 View: Mengamati 🌟

Hindari untuk terlalu banyak mengatur atau mengarahkan kreativitas anak. Cukup untuk mengamati & biarkan kreativitas anak bermunculan secara alami.

🌟 Environment: Lingkungan 🌟

Bentuklah lingkungan ramah anak yang mendorong munculnya kreativitas, seperti ruang gerak yang luas, alam terbuka, buku, alat/mainan edukatif dll.

πŸ“š Sumber RujukanΒ πŸ“š

Buku Bunda Sayang, Institut Ibu Profesional, 2013

https://www.google.co.id/amp/s/m.wikihow.com/Develop-Child-Creativity%3famp=1

http://onetimethrough.com/boost-your-childs-creativity/

Naaah bagaimana, sudah merasa tertampar, Moms? Saya sih sudah! Yuk kita hargai keunikan si kecil, fasilitasi, bebaskan, dan lihat hasilnya.

Beberapa hari belakangan saya sudah menerapkan ke-8 poin Creative ini. Benar, saya merasa bonding saya dengan anak makin kuat dan itu tercipta dari hanya mulai membebaskan diri berpikir kreatif!

Selamat berpikir dan bertindak kreatif, Moms! Sediakan stok sabar yang banyak ya, hehe.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: