Diari Ibu Hamil Muda

24 Oktober 2015

Ibu banyak tidur. Bukan karena ngantuk. Tapi karena menahan pusing. Ibu pengen di rumah saja. Tapi bapak mengajak keluar beli air galon. Ibu minta minum jus di Mandarin. Ibu memesan Strawberry Yoghurt supaya mulut Ibu yang terasa pahit ini ada rasanya. Alhamdulillah enak 🙂

Ibu menangis terus. Ibu takut tidak bisa menjadi Ibu yang baik untuk kamu. Ibu juga sudah mengabari nenek dan kakekmu. Tapi belum ada respon. Ibu sedih.

Hari ini Ibu makan:

– Yoghurt dicampur selai aprikot

25 Oktober 2015

Ibu ke dokter lagi. Karena Ibu merasa pusingnya sudah keterlaluan. Belum lagi sariawan di gusi belakang bikin Ibu pengen nangis aja. Ga cuma 1 sariawannya. Banyak. Seringkali Ibu pegang-pegang sariawannya. Dan yap, tambah sakit. Bikin meringis.

Ibu packing untuk pergi ke Aswan besok. Tapi ibu sebenarnya malas. Ibu malas sekali pergi. Bukan karena apa-apa. Tapi karena Ibu takut terjadi apa-apa dengan kamu. Perjalanan studi eskursi itu memakan waktu 7-8 jam. Dan pasti melelahkan sekali. Lebih baik Ibu istirahat saja agar kamu baik-baik saja dan tumbuh kembang dengan lancar. Tapi Bapak tetap membantu Ibu packing baju dan perlengkapan. Sembari kepala Ibu masih pusing berat. Ya sudahlah dijalani saja.

Oya, hari ini hujan deras. Ibu juga ga masuk kuliah tadi pagi. Mata kuliahnya Urban Analysis. Tapi tenang saja, Ibu sudah mendownload materinya kok. Ibu juga minta direkamkan kuliahnya oleh teman Ibu dari Cina. Namanya Fei-Fei. Dia baik sekali.

Tapi berita buruk hari ini, Bapakmu sakit maag. Katanya dua kali dia mencret. Jadi kami sakit barengan.

Hari ini Ibu makan:

  • Makaroni
  • Nasi Butter bumbu garam dan merica (ga sehat sih, tapi Ibu lagi pengen)
  • Yoghurt dicampur selai aprikot
  • Jus apel
  • Apel potong

 

26 Oktober 2015, 13:15

Harusnya hari ini Ibu masuk kuliah, 7 hari pergi ke kota Aswan. Tetapi Ibu merasakan pusing yang sangat hebat. Perut Ibu juga sakit. Sepertinya karena asupannya kurang. Akhirnya Ibu salat istikharah dan memutuskan untuk tidak jadi ikut. Ibu takut kamu kenapa-napa. Ini kan minggu terpenting dalam masa pembentukan organmu, Nak. Walaupun banyak yang bilang tidak apa-apa traveling, tapi Ibu lebih memilih menjagamu, Nak.

Bapakmu yang sabar segera menolong ibu. Setiap hari ia membuatkan Ibu masakan, lho. Tanpa mengeluh sedikitpun. Kamu bangga, Nak, punya bapak seperti dia 🙂 Tidak salah Ibu pilihkan untuk kamu.

Oh ya, Ibu bisa mendengar detak jantungmu lho. Tampaknya 2 kali lebih cepat daripada punya ibu. Hehehe. Sehat-sehat ya Nak.

Hari ini Ibu makan:

  • Scrambled eggs + macaroni dibuatkan Bapak
  • Ritter Sport Strawberry Yoghurt
  • Oat Caramel & Choco
  • Ibu masak tumis ayam kecap. Bapak baru beli ayam di El Gouna Fresh Farm. Kita potong bagian pahanya. Ibu tinggal potong bawang putih bawang merah, dan masak kuahnya pakai gula dan kecap asin. Lalu masukkan tomat dan sayur sawi deh. Enak lho, nanti kalau sudah bisa makan, Ibu masakkan buat kamu 🙂
  • Jus apel
  • Apel potong

 

27 Oktober 2015

Ibu tidur terus di rumah. Malamnya, masak sup krim sayur dan daging.

28 Oktober 2015

Alhamdulillah sariawan Ibu sembuh. Tapi Ibu pusing terus nih.

Ibu dan Bapak hari ini mengurus buku Twin Path.

Makan omelet, falafel, makaroni.

29 Oktober 2015

Ke rumah Mbak Kania dan Pak Mahmud. Kenalan yang baru bertemu di supermarket dekat apartemen kami. Mbak Kania orang Cimahi ternyata.

30 Oktober 2015

Ibu mual bau ketek dan parfum Bapak kamu. Ibu juga mual sama bau bawang, bau cucian, jadinya yang cuci piring bapakmu deh 🙁 Ibu jadi kayak anjingnya detektif, penciumannya kuat banget.

Bapak kamu Ibu suruh hafalin surat Ar-Rahman. Entah dia bisa ga ya ngafalin?

Semoga ya. Deadlinenya sih sampai kamu lahir.

31 Oktober 2015

Skype-an sama anak-anak Kabaca. Beli jagung manis kalengan.

Happy 7 weeks Nak!

Kamu tumbuh sehat ya. Kalo ibu nangis jangan ikut sedih ya T.T bisa ga? hahaha

Ibu nih karena hormonnya berubah jadi gampang mellow, sulit tidur malam, dan juga agak sensitif gitu. Semoga bapak kamu bisa sabar ya sama ibu.

Ibu juga jadi males ngapa2in nih. Hadewww.

Ibu sudah lama juga ga ngampus (eh ini karena ibu gagal ikut ekskursi Nak. Bukannya bolos hehehe) Ibu sudah bilang bu dosennya kok kalau Ibu lagi hamil kamu. Sehingga Ibu izin ga ikut ekskursi. Semoga Ibu bisa dapat tugas penggantinya ya. Ibu takut ga lulus T.T

Kamu sehat dan jangan rewel ya Nak.

Ibu akan coba bahagia, Nak. walaupun sesekali Ibu selalu pengen nangis kalo inget orangtua.

Ibu ngerasa sejak hamil ini Ibu jadi produktif sekali mengeluarkan air mata huhuhu.

Makan: jagung manis krim, falafel.

1 November 2015

Ibu makan pizza! Mungkin ini yang dinamakan ngidam. Sebenarnya ibu udah ingin sekali makan pizza dari kemarin-kemarin. Tapi Ibu sengaja menahan-nahan. Ibu juga ga enak ngerepotin bapak kamu terus. Dia sudah rela angkat-angkat kresek berat hampir setiap hari dari supermarket. Bahkan yang terbaru, dia pergi ke Hurghada untuk belanja bulanan. Oya hari ini perut ibu kayaknya gendutan 🙂 Isi pizza atau kamu udah mulai tumbuh gede ya Nak?

Btw ibu baru tau kalo makan jamur tuh ga boleh. Eh tapi di artikel lain bilang boleh. Jadi gimana dong T.T

Ibu tidur pulas habis pulang makan pizza 4 potong wkwkwk.

Kami seharian ngurusi Buku Twin Path lho. Bikin websitenya. 

Balada ibu hamil yang suka browsing internet.

Besok2 ibu mau tanya dokter aja ah.

Makan: falafel, nasi butter, jagung manis

3 November 2015

Hari ini Ibu masuk sekolah lagi. Eh kuliah ding. Ini pertama kalinya ibu ke kampus dengan sadar ada kamu. Oya kamu ngerasa gimana ikut Ibu kuliah hari ini? Seneng ga? Atau ngantuk di kelas? Hehehe sejujurnya ibu ngantuk banget di kelas denger penjelasan dosen. Otak ibu aja yang belum loading sama materinya mungkin ya. Ibu kuliah dari jam setengah 10 sampe jam 4 sore. Hmm tiap hari lho itu.

Pulangnya, ternyata Bapakmu setuju Ibu ajak makan di luar. Alhasil, kita makan pizza lagi. Tapi kali ini di restoran yang lebih beradab. Hahaha. Eh ternyata diskonnya 25%. Lumayan lah. Makan pizza hias keju aja beberapa biji udah bikin Ibu seneng. Oya dan sebelum itu video call bareng Om mu, adiknya Ibu. Namanya Neza. Tapi katanya Mamanya Ibu nih yang kangen :”) Ibu juga kangen beliau.

Dan hari ini Ibu muntah lagi. Habis pulang makan pizza.

Ibu mual pada bau-bauan. Dan parahnya, Ibu mual kalau nyium Bapakmu. Parah ya…

Ibu rasanya ingin minta maaf sama Bapak kamu karena jadi nyusahin. Harusnya yang nyiapin makanan untuk suami kan istri, yang nyuciin piring dan baju itu istri. Tapi kenapa semua dikerjakan Bapakmu ya. Ibu makin merasa bingung….

Belum lagi Ibu yang gampang mengeluh gini. Ga kayak Bapakmu yang sabar.

Tadi di kampus, temen-temen ibu pada ngasih selamat karena hamil kamu 😉 Alhamdulillah Nak. Banyak yang tau nih, udahan. Jadi pada banyak yang doain.

Ibu seneng deh detak jantung kamu masih bunyi.

Biar Bapakmu ga bisa ngerasain detak jantungmu, tapi Ibu bisa loh :”)

Emang ya ternyata 2 kali lipat lebih cepat.

Oya by the way, Jumat nanti waktunya Ibu kontrol kamu. Kita jumpa lagi di layar hitam putih yang menampilkan gambarmu itu.

Ibu ga sabbbaaaaaaarrr… Pengen dengar detak jantungmu juga.

Oya Ibu bingung, di salah satu aplikasi di handphone, kamu dinyatakan sudah 8 minggu. Tapi satunya bilang 7 hari hmmm.. ibu makin bingung. Tapi ya sudahlah, mau kamu 7 minggu kek, 8 minggu kek, yang penting hari ini kayaknya kamu udah tambah gede. Liat aja perut Ibu kayak makin ada beban tambahannya nih. Hehehe.

Ya udah ya, Ibu ngantuk. Besok masuk pagi jam 8. Les jerman. Daaaahh. 🙂

6 November 2015

Ibu ke dokter.

Telpon rumah sakit di seluruh Hurghada, nyari nya pake website.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: