Cara Membuat Family Strategic Planning

Apa yang ada di benakmu tentang strategic planning? Pasti langsung teringat akan istilah yang ada saat bekerja di perusahaan atau berorganisasi. Sebuah organisasi saja memiliki perencanaan. Apalagi keluarga kita. Harus direncanakan pula!

Nah, bagaimana merencanakan sebuah keluarga dengan asyik? Yuk kita simak materi kuliah WhatsApp dari pasangan fenomenal founder Institut Ibu Profesional Septi Peni Wulandani dan Dodik Mariyanto:

 

Family Strategic Planning

Wah berat amat judulnya…? Apa memang perlu sebuah keluarga melakukan Strategic planning? Kok kayak perusahaan? Mengalir saja-lah, ngga usah neko-neko.

Saya memang bukan air yang mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah, mengikuti arah sungai begitu saja. Saya adalah nakhoda bahtera yang berlayar di atas air, perlu peta dan kompas agar saya dapat mengarahkan kemudi dengan baik, mensikapi badai dan karang yang menghalang di jalan. Begitu pemahaman saya atas wisdom Jawa ‘ngeli nanging ora keli’ (mengalir tetapi tak terhanyut).

Keluarga adalah amanah, dipertanggungjawabkan dunia akherat. Keluarga itu surga atau neraka kita, dunia dan akherat, kini dan juga nanti. Maka keluarga pantas kita jalankan secara bersungguh-sungguh, dengan segala ilmu dan resources yang kita miliki. Bersungguh-sungguh tak mesti tegang, formal atau dahi berkerut; sebaliknya kita dapat menjalaninya dengan gembira, nyaman dan penuh sukacita.

Sedari kecil kita sudah sering ditanya tentang cita-cita. Jawaban apapun dari mulut kecil kita disambut dengan tawa dan tepuk tangan riang. Sayang, hal itu hanya sampai disana. Sedikit dari kita yang kemudian menatanya dengan seksama, sehingga banyak dari kita yang hidup jauh dari apa yang dicita-citakan. Bersyukurlah anda bila menjadi yang sedikit itu.

Family strategic planning dilakukan bersama sekeluarga dalam upaya mewujudkan ‘A’ HomeTeam, keluarga yang membuat Anda nyaman dan bahagia hidup di dalamnya, dan juga membuat Anda tenang dan tenteram saat mesti meninggalkannya. Keluarga yang tak menyisakan penyesalan karena Anda sudah melakukan yang terbaik dan tak memunculkan kekuatiran manakala Anda mesti terlebih dulu meninggalkan dunia ini.

Meski mengambil gagasan dari apa yang diterapkan di perusahaan namun tidak serta merta proses tahapannya sama, karena keluarga memang berbeda dengan perusahaan. Mari kita simak beberapa karakteristiknya:

Perusahaan dan Keluarga sama-sama kumpulan orang yang memiliki tujuan, berusaha untuk bisa bertahan hidup, ingin berkembang, juga bisa mati, sama-sama memerlukan resources, berproses, ada interaksi antar elemen-elemennya, dan menghasilkan sesuatu. Perusahaan dan Keluarga adalah sama-sama sebuah sistem, yang berada dan berinteraksi dengan lingkungannya, memiliki faktor pendukung dan juga faktor penghambat, kawan dan lawan.

Namun demikian Keluarga dan Perusahaan berbeda pada banyak hal. Perusahaan berorientasi profit, Keluarga berorientasi pendidikan menuju kemandirian dan kebahagiaan. Perusahaan anggotanya memiliki tingkat kedewasaan yang sama, Keluarga bisa terdiri dari anak-anak, dewasa dan mungkin juga orang yang sudah tua. Perusahaan tidak diniatkan untuk punya ikatan seumur hidup, bila tidak cocok bisa setiap saat berganti. Keluarga diniatkan untuk seumur hidup, anggotanya tak bisa berganti-ganti semaunya. Dan masih banyak yang lainnya.

Keluarga dimulai dari dua orang dewasa yang mengikatkan diri menjadi satu, yang dibesarkan puluhan tahun dalam lingkungan yang berbeda, cara yang berbeda dan jalan yang berbeda. Keduanya membutuhkan banyak media dan aktivitas untuk mengokohkan diri (lihat: ‘A’ HomeTeam)

Family strategic planning adalah salah satu media KOMUNIKASI keluarga sekaligus sarana PENDIDIKAN anggotanya.

  1. Tentukan waktu khusus 2 – 3 hari untuk menyepi, keluar dari zona Anda biasa hidup. Anda bisa memilih moment tahun baru, ultah pernikahan, Ramadhan dll.
  1. Tentukan PIC (Person in Charge, penanggung jawab acara), yang lain patuh pada arahan PIC
  1. Diskusikan sekeluarga persiapan yang diperlukan: Kemana, apa saja kegiatannya, perlengkapan yang diperlukan, berapa anggarannya, apa peran setiap anggota keluarga, dll.
  1. Apa yang akan dibahas?
  • a/ Apa yang sudah bagus kita kerjakan di tahun ini? Hasil apa yang telah kita capai?
  • b/ Pengalaman apa yang paling seru? Bagaimana perasaan setiap anggota keluarga?
  • c/ Tahun depan ingin tema apa? Gunakan bahasa yang menggetarkan untuk mengekspresikannya. Misal, kita ingin menumbuhkan semangat pantang menyerah ==> Manjadda wajadda! Atau berani mencoba hal baru ==> It’s okay to make mistakes, I learn from my mistakes.
  • d/ Setiap anggota keluarga mempresentasikan/menceritakan apa yang ingin diraihnya dan akan dilakukannya di tahun depan. Support apa yang diperlukannya untuk mewujudkan itu
  • e/ Setelah semuanya selesai, diskusikan sinergi yang dapat dilakukan, menata resources keluarga, dan bagaimana mengelola anggarannya.
  1. Dokumentasikan dengan baik semuanya.
  1. Tutup dengan gembira dan ceria!

Nah ini baru awal. Bagaimana memastikan rencana itu akan terlaksana?

Salam Ibu Professional

 

Narasumber: Ibu Septi Peni Wulandani founder Institut Ibu Profesional

 

Keluarga Zaman Now Sudah Seharusnya Memiliki Visi dan Misi Serta Perencanaan Strategis Keluarga. Ikutilah Workshop Family Strategic Planning.

Perusahaan mati-matian dibuat strateginya, padahal ada masanya Anda akan pensiun

Dengan dalih dagangan laris dibuat pula strateginya, padahal ada saatnya dunia tak lagi kita bawa

Lalu bagaimana agar tak salah langkah, agar tak salah asuh, dan tentu saja agar tetap bisa berkumpul kembali di jannahNya?

Sadarilah bahwa menikah tidak hanya sekedar memiliki pasangan dan keturunan, namun juga ada visi dan misi yang harus dijalani. Karena pertanggungjawabannya langsung dihadapan Tuhan nantinya.

Sekaranglah saatnya rencanakan setiap langkah kita, anak-anak kita, langkah keluarga kita.

Atur strategi perjalanan bahtera keluarga Anda, agar tak mudah karam diterjang gelombang dan tenggelam.

 

Yuk, ikut workshop “Family Strategic Planning” dengan narasumber yang sudah berpengalaman dan ahli di bidangnya yaitu Bapak Dodik Mariyanto dan Ibu Septi Peni Wulandani!

 

Siapa mereka?

Mereka adalah inisiator dan founder dari Institut Ibu Profesional, founder dari jarimatika, jari Qur’an, Abaca baca dan praktisi homeschooling. Ibu Septi sendiri adalah peraih Ibu Teladan Versi Majalah UMMI 2004, Women Enterpreneur Ashok Foundation USA 2007, dan masih banyak lagi.

 

Apa manfaat workshop ini untuk kita?

  1. Memantapkan visi dan misi keluarga agar lebih terarah
  2. Menyusun family strategic planning tanpa stres
  3. Menggali potensi-potensi yang dimiliki keluarga
  4. Menciptakan suasana pendidikan dalam keluarga yang menyenangkan, pasangan bahagia, anakpun juga gembira

 

Workshop ini diadakan untuk siapa?

Tentunya workshop ini sangat terbuka untuk umum. Baik Anda yang sudah menikah dan memiliki anak, sudah menikah namun belum memiliki anak, dan juga sangat terbuka bagi yang belum menikah.

 

Kapan dan di mana?

Hari Minggu, 7 Januari 2018 di Hotel Halogen, Jl. Raya by Pass Juanda, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur.

Berapa biayanya?

  • Single Member 175k
  • Couple Member 345k
  • Single Umum 185k
  • Couple Umum 360k

(pembayaran paling lambat tgl 5 Januari 2018)

Kids Corner 45k

(untuk usia 1 -7 tahun)

 

Bagaimana mengetahui informasi dan pendaftaran?

Bunda Dian 08563429548 atau klik link ini: https://api.whatsapp.com/send?phone=628563429548

Link Pendaftaran:  http://bit.ly/iipsbymiladke-3

Pembayaran:

Rek. BNI 0601714297

An. Aprilia Rahmasari

Konfirmasi Transfer: Bunda Aprilia 08155128287 atau klik link ini -> https://api.whatsapp.com/send?phone=628155128287

Ada juga donasi mainan untuk kids corner. Info lebih lengkap silakan menghubungi Bunda Dian.

Bagi yang berminat untuk membuka bazar, info Pendaftaran Bazar dapat menghubungi Bunda Hanifa 0857-9083-5769.

 

Penasaran?

Segera daftarkan diri Anda dan keluarga sebelum kehabisan seat karena workshop ini adalah yang pertama di Surabaya dan sangat jarang diadakan!

Belajar bersama dan tumbuh bersama, Institut Ibu Profesional.

See you there..

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published.