Jodoh yang Baikkah Ia?

Kemarin saya berselancar di Facebook dan melihat status mas Setia Furqon Kholid tentang 7 cara mengetahui dia jodoh yang baik atau bukan. Sampai hari ini, sebenarnya cukup banyak juga yang bertanya, bagaimana sih cara menilai apakah dia orang yang tepat atau bukan untuk menjadi pendamping hidup kita? Bagaimana bisa sreg dengannya? Mari simak tips berikut ini.
*Poin-poinnya saya ambil dari postingan mas Setia Furqon Kholid, namun penjelasannya saya coba buat dari sudut pandang saya.
1. Lihat penghormatannya pada ayah ibunya.
Coba lihat bagaimana dia memperlakukan kedua orangtuanya. Apakah kedua orangtuanya menjadi prioritas utama (setelah Allah, tentunya) atau kesekian baginya. Apakah dia sering memaki orangtuanya atau tidak. Bagaimana kedekatannya dengan orang tua. Bagaimana perlakuannya kepada orang tuanya. Apakah ia memiliki kebencian terhadap orangtuanya? Duh, jangan sampai ya. Sejelek apapun, mereka berdua tetap orangtua, dan nantinya jika jadi, akan menjadi mertua kita juga, lho! Jika dengan orangtua sendiri saja baik, kemungkinan ia akan memperlakukanmu dan kedua orangtuamu dengan baik pula.
2. Lihat bagaimana kasihnya pada anak kecil.
Salah satu tujuan pernikahan ialah melestarikan keturunan. Nah, karena nanti kita akan memiliki anak, tidak ada salahnya jika mulai sekarang kamu lihat bagaimana ia memperlakukan anak kecil. Mudah akrab? Atau malah benci dengan anak kecil? Hmm.. harusnya dia belajar menjadi calon bapak atau ibu yang baik, lho, sejak sebelum punya anak. Supaya nanti sudah terbiasa 🙂
3. Lihat sholatnya.
 Ini yang paling penting! Cari informasi tentang ibadahnya. Apakah ia suka menunda shalat atau tidak. Apa saja shalat yang ia lakukan sehari-hari. Saat adzan berkumandang, ia melanjutkan pekerjaannya, melanjutkan main game, atau malah terus ngobrol dengan temannya dan tidak mempedulikan adzan? Ini juga patut jadi note buat kamu mengecek apakah dia orang yang baik atau bukan. Apalagi kalau lelaki nih, kan harus shalat di Masjid. Bisa kah jadi imam atau muadzin? Kalau ya, itu akan menjadi nilai tambah. Kalau jadi imam shalat aja ga bisa, gimana mau ngimamin kamu?
4. Lihat karakternya.
Coba kamu perhatikan kelebihan dan kekurangannya. Semua manusia pasti diciptakan memilki kelebihan dan kekurangan. Begitu juga kamu. Pastikan dia siap mengisi kekuranganmu dan kamu siap mengisi kekurangannya.
5. Tanya apa visi atau citanya dalam menikah. 
Menikah bukan hanya saat akad dan resepsi saja, lho. Menikah itu menghabiskan kira-kira 2/3 sisa hidupmu bersama pasanganmu. Hmm.. bagaimana kalau kamu tidak memiliki visi yang jelas dalam pernikahanmu? Maukah berjalan tak tentu arah selama itu? Penting sekali mengetahui visi hidup calon pasangan, dan kalau bisa life plan-nya, OK? 🙂
6. Tanya pada sahabat terdekatnya. 
Jika berteman dengan tukang parfum, kita akan ketularan wanginya. Benar, bukan? Coba lihat, siapa saja sih sahabat-sahabat dekatnya. Kalau sahabat dekatnya orang baik-baik, kemungkinan ia juga baik. Di samping itu, sahabat biasanya menjadi tempat sampah/tempat curhatnya. Coba cari informasi lebih dalam kepada sahabatnya (mungkin yang tidak bisa kamu dapatkan dari sosial media). Oh ya, pastikan sahabat yang akan kamu jadikan narasumber itu mudah dipercaya, ya.
7. Jika semua poin di atas sudah terceklis. Jangan lupa tanya baik-baik, “Maukah dia menjadi jodohmu?”
Jangan hanya menginginkan menjadi pasangan orang baik kalau kita belum baik 🙂 Calon pasangan kita pun pasti menginginkan hal-hal yang baik dari diri kita. Yuk, evaluasi diri lagi. Sudah seberapa jauh sih, upaya kita untuk memperbaiki diri? Yakinlah pada janji Allah, perempuan baik akan bersama laki-laki baik. Jangan lupa tanyakan padanya dengan baik, “Maukah dia menjadi jodohmu?”
Well, a good post from mas Setia Furqon Kholid. Sederhana namun dapat langsung diaplikasikan.
Banyak orang yang bertanya, apa yang membuatmu yakin sama dia? Cukup poin-poin berikut inilah yang menjawabnya 🙂

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: