Komunikasi Produktif di Antara Kita

Melanjutkan artikel sebelumnya, Materi Komunikasi Produktif, saya jadi ingin berbagi tentang Daily Review keluarga kami. Artikel ini juga untuk mengumpulkan TANTANGAN hari pertama (dari total 10 hari) di Kelas Bunda Sayang.

Komunikasi Produktif di Antara Kita

#hari1 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbunsayiip

DAILY REVIEW KELUARGA SURGA

Tanggal: KAMIS, 2 FEBRUARI 2017

Tempat: Griya Keluarga Surga

Daily review keluarga Surga merupakan forum keluarga inti kami yang dilaksanakan setiap malam hari menjelang tidur. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi apa yang sudah kami lakukan, akan kami lakukan, serta hal menarik apa yang kami temukan. Sebisa mungkin kami libatkan anak untuk mengikuti review ini walaupun dia belum bisa mengerti, agar dia mendengarkan.

WHAT’S INTERESTING

Hari ini kami membahas teori Komunikasi Produktif di Antara Kita (antara pasangan dan anak). Kami langsung mempraktekkannya satu demi satu. Yang menarik, di sini kami menyadari betapa tidak produktifnya komunikasi kami selama ini.

Komunikasi dengan pasangan: Konflik antara saya dan suami biasanya berawal dari tidak jelasnya instruksi, tidak menggunakan bahasa tubuh, tidak menatap mata, dan seringnya menggunakan pilihan kata yang negatif.

Ternyata kami sering menggunakan kata “ini”, “itu”, “anu”, “gitu deh”, “gini aja” dan sebagainya yang sering kita gunakan untuk menggantikan variabel X di antara kita karena sudah sama-sama tahu, atau dianggap sama-sama tahu.

Lalu, misal saya memberi instruksi: “Taruh sepatu di dekat kaca aja.” Kemudian suami tidak paham dan tetap meletakkan sepatu di tempat yang biasanya. Alhasil saya marah karena dia tidak menuruti perintah saya. Seharusnya saya memberitahu instruksi dengan jelas seperti “Tolong taruh sepatumu di dekat cermin supaya tidak terkena kucing.”

Saat ada konflik, suami biasanya meminta maaf namun tidak menggunakan bahasa tubuh yang menunjukkan niat tulusnya meminta maaf. Alhasil saya jadi sulit memaafkannya. Biasanya konflik belum selesai karena terpotong hal lain, sehingga menyebabkan tumpukan emosi.

PENTING! Buat suami dan istri, jangan ada kode-kodean di antara kalian lagi. Kode-kodean bikin hidupmu tambah runyam. Kalau istri lagi pingin apa, langsung bilang aja. Hehehe. Jangan mbuletisasi karena suami akan sulit menerjemahkan kode itu.

Komunikasi dengan anak: Kami juga menyadari bahwa kami sering tidak jelas dalam memberikan instruksi atau peringatan kepada anak. Misalnya, “Jangan dekat-dekat, Nak!” atau “Awas, Nak!” namun tidak menyebutkan alasannya dengan baik kepada anak.

Saat bercanda, bercandalah dengan baik. Jangan berbohong atau berkata yang buruk. Siapa yang tahu jika hal buruk itu akan benar-benar terjadi, kan? Misal saya menyeletuk: “Nanti kalau Kindi punya adik lagi dan perempuan, gimana ya, Yah? Paling-paling dia bakal jawab: Terserah, deh.” Bagaimana kalau itu terjadi, Kindi jadi anak yang suka berkata “Terserah, deh”? Hehehe saya lalu berjanji tidak akan mengatakan hal itu lagi. Saya menggunakan kata-kata yang lebih baik saat bercanda dengan anak.

Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Contoh saat memuji anak, daripada “Keren banget kamu!” lebih baik “Wah, Kindi hebat!”

WHAT’S CHANGED

Dalam komunikasi hari ini, saya merasakan perubahan dalam forum keluarga kami. Pertama, saya mengundang suami pada pukul 17.30 untuk menghadiri forum setelah kami berdua melaksanakan salat Isya dan makan malam. Di forum Daily Review hari ini, kami saling mengevaluasi kesalahan komunikasi kami selama ini, saling menatap mata, dan juga berkata-kata dengan lebih jelas. Ketika ada di antara kami yang menemukan penyimpangan kami dari teori komunikasi terhadap pasangan atau anak, kami saling tertawa tapi bukannya menyalahkan, namun mengajak untuk mengubah gaya komunikasi kami menjadi lebih baik lagi.

Begitulah sekilas tentang forum keluarga kami malam ini. Cukup melelahkan juga karena dua hari ini saya dan suami beres-beres rumah dalam rangka baru pindahan dari “mengungsi” di rumah mertua. Kami pergi selama 2 bulan ke rumah mertua (bergantian) karena rumah kontrakan kami direnovasi. Oh ya, walaupun capek, tapi kami tetap mengusahakan ada forum resmi setiap sebelum tidur, untuk mensyukuri segala yang sudah kami lakukan dan menerawang apa yang akan kami lakukan atau harapkan.

Ciptakanlah surga sebelum Surga di rumahmu.

Salam sejuk,

Keluarga Surga


Game Kelas Bunda Sayang

Level 1
TANTANGAN 10 HARI BERKOMUNIKASI PRODUKTIF

Selamaaat anda memasuki game level 1, di kelas bunda sayang ini.

Dan inilah tantangan bulan ini :

KOMUNIKASI KELUARGAKU

a. Buatlah “family forum” ( forum keluarga) sebagai sarana komunikasi ala keluarga anda.

b. Ceritakan dg narasi pendek dan boleh disertai foto,

🍀Hal menarik apa saja yang anda dapatkan dalam berkomunikasi dengan keluarga anda hari ini?

🍀Perubahan apa yang anda buat hari ini dalam berkomunikasi?

c.Waktu yang kami berikan dari tanggal 24 januari – 11 feb 2017.

d. Anda cukup mengupload/menceritakan 10 hari dari 17 hari yg kami sediakan di FB pribadi/Blog

e. Setiap kali posting/upload gambar jangan lupa pakai hastag

#hari1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

f. Posting link tulisan dan foto anda di (link menyusul)

g. Bagi anda yang sudah menyelesaikan tantangan di level 1 ini dengan tepat waktu akan mendapatkan badge cantik bertuliskan

I’m responsible for my communication result

yang sudah disiapkan oleh para tim fasilitator bunda sayang.

Selamat berkreasi dalam membangun komunikasi
Salam Ibu Profesional,
/Tim Bunda Sayang 2017/

 


 

FAQ Tantangan 10 hari Komunikasi Produktif

❓Apakah tantangan 10 hari komprod ini harus dengan keluarga lengkap?

➡ Tidak ada ketentuan yg mengatakan harus lengkap

Full team
buat anda yg sdh berkeluarga dan berada di satu lokasi, silakan praktek dg keluarga anda full team

LDR
Buat anda yg LDR bisa membuat forum via online

Single parent
Bisa buat forum keluarga dengan anak anda

Single
Bisa tulis perubahan komunikasi anda dari hari ke hari dg diri sendiri, dengan teman/partner kerja

❓Apakah harus dengan foto?

➡ di aturan tertulis boleh disertai foto, artinya tidak harus. Yang utama adalah
1. ini forum komunikasi ala keluargaku, mana forum komunikasi ala keluargamu? silakan tulis pengalaman membuat forum komunikasi kel anda *setiap hari*l

2. perubahan apa saja yg anda lakukan dalam berkomunikasi hari ini ?

❓Apakah harus per hari, bolehkah sekaligus posting 10 hari?

➡ ya harus ditulis per hari, krn kita akan belajar konsisten

⛔ Tidak boleh posting sekaligus 10 hari.

❓Apakah boleh ditulis di blog per harinya?

➡ boleh, link tulisan di blog anda share via thread fb yg dibuat oleh petugas

❓Utk family forum ini bentuk dan bahasannya bebas kan?

➡ ya bebas
❓Cerita ttg family forum-nya harus aktual trjadi di hari pelaporan, atau bisa menceritakan ttg family forum yg dulu pernah dilakukan?

➡. Tantangan ini adalah mempraktekkan ilmu, artinya harus “cerita hari ini” bukan “cerita dulu”. Tidak harus selalu kesuksesan membuat forum atau berkomunikasi, boleh juga cerita kegagalan membuat forum dan berkomunikasi. Kalau cerita kegagalan di bagian akhir harus anda tulis, pelajaran yang anda dapatkan dari kegagalan tersebut.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: