Laporan Perkembangan Bayi 12-13 Bulan

πŸš— Kalau minta minum ASI, harusnya bilang “Mimik” jadi “Mamak”
πŸš— Sudah jaraaang sekali merangkak
πŸš— Jika bertemu bayi/balita lain yang lebih agresif, dia akan cenderung lebih diam dan pergi
πŸš— Bisa memanjat (bahkan memanjat rak buku)
πŸš— Kalau lapar bisa menunjukkan wadah biskuit dan meminta dibukakan untuk dimakan
πŸš— Tertarik pada buku yang interaktif (bisa dipencet dan bersuara)
πŸš— Bisa meloncati penghalang
πŸš— Bisa naik turun tangga dengan berpegangan, tidak berpegangan jika ketinggian lantai rendah
πŸš— Suka bermain cikrak, sapu yang ada di masjid seolah-olah menyapu
πŸš— Bisa menirukan gerakan solat sederhana: takbir, rukuk, sujud
πŸš— Bisa melanjutkan ucapan: satu, dua, tiga, ibu
πŸš— Bisa mengucapkan: tidak, jatuh, ayah, bebek (lebih terdengar seperti ‘babak’), apa, mama, sudah
πŸš— Menunjuk kamar mandi kalau sedang buang air besar
πŸš— Sudah mau didudukkan di kloset saat buang air besar
πŸš— Bisa makan sendiri menggunakan sendok dan garpu
πŸš— Suka menyapa orang dewasa atau bayi/balita lain
πŸš— Suka berteriak
πŸš— Suka memperhatikan orang lain yang sedang beraktivitas
πŸš— Mulai mencoba beragam jenis makanan orang dewasa, mulai dari kue, olahan nasi, olahan ikan, olahan ayam dan daging
πŸš— Mendengarkan cerita hewan (dari buku Fabel Flanel) yang dibacakan, berusaha menirukan suara hewan
πŸš— Jika mendengar kata “azan”, “doa”, “ngaji”, atau “Allah” tangannya langsung “Allaahu Akbar”
πŸš— Ketika orangtua selesai solat, dia ikut berdoa sambil minta dipangku
πŸš— Cenderung kalem/anteng jika di gendongan
πŸš— Berjalan cepat hampir berlari aktif jika diletakkan di pelataran yang luas
πŸš— Diajak ke Kebun Binatang Gembira Loka, antusias melihat hewan
πŸš— Bisa makan sambil duduk dan dengan tangan kanan
πŸš— Punya gaya berdoa yang khas, dua tangan diletakkan dan di angkat di depan badannya, digerak-gerakkan berulang, lalu aamiin di wajah
πŸš— Bisa sedikit menirukan orangtua wudhu
πŸš— Benda kesukaannya: sepatunya sendiri, sampai mau tidur pun dibawa terus padahal kotor
πŸš— Menyembunyikan barang-barang kecil
πŸš— Baju di keranjang laundry dikeluarkan satu per satu
πŸš— Bulan Agustus/September direncanakan untuk diberikan imunisasi baru dari pemerintah, yaitu Measles Rubella (MR)
πŸš— Mulai diperkenalkan pola pikir matematika, agar ia menemukan matematika di sekitarnya, mencintai matematika untuk kebutuhan hidupnya sendiri bukan karena dipaksa
πŸš—Takut saat di pantai sampai menangis kencang, mungkin karena ombak dan dingin
πŸš— Ketika barang di tangannya diambil atau permintaan tidak dituruti, kadang menangis keras, merengek, menendang-nendangkan kaki
πŸš— Jalan-jalan ke Pantai Widarapayung Cilacap, Masjid Kampus UGM, Kebun Binatang Gembira Loka, Alun-Alun Kidul, Gramedia Jogja, Lahan Tugas Akhir ibu, Perpustakaan Jogja, dll.
πŸš— Buka tutup laci
πŸš—Buka tutup wadah sampai pas
πŸš— Gulung-gulung di kasur
πŸš— Tahu kalau pintu dibuka, minta main di luar
πŸš— Menikmati aktivitas mandi
πŸš— Suka main masak-masakan dengan peralatan masak stainless steel-nya
πŸš— Menikmati makan dan mengangguk-anggukan kepala saat mengunyah “seperti tanda enak makanannya”
πŸš— Meniru mimik muka orang lain
πŸš— Direncanakan diberikan suntik PCV ulangan antara usia 12-15 bulan
πŸš— Memasukkan-mengeluarkan uang dari celengan

 

Seru yaa… mengamati perkembangan anak. Hal-hal sepele bisa jadi luar biasa kalau anak yang melakukannya. Okay, keep relax and optimistic! Keep recording your child’s progress, Moms!

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: