Nice Homework #6 Matrikulasi IIP – Manager Keluarga Handal – Manajemen Waktu Ibu Profesional

Tak terasa sudah sampai di materi dan nice homework ke-6 Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Itu berarti sudah 6 minggu saya mengikuti kelas ini. Semakin tertantang, lho, setiap minggunya. Wah, sudah seprofesional apakah kita dibandingkan hari pertama mengikuti matrikulasinya? Sudahkah kita bisa mengenali diri sendiri, Moms?  Sudahkah suami dan anak kita terurus dengan lebih baik?

Berikut ini akan saya bagikan apa tugas matrikulasi di minggu ke-6 ini. Yups, belajar mengatur waktu sebagai ibu profesional. Silakan diintip 🙂


 

NICE HOMEWORK #6

BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.

Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu

RUTINITAS

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

3⃣Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

4⃣Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)

5⃣Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

6⃣Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

7⃣Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?

kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

SELAMAT MENGERJAKAN

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/


 

NICE HOMEWORK #6

MATRIKULASI IIP Surabaya Batch 2

BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL

Adiar Ersti Mardisiwi

25 November 2016

 

MY ACTIVITIES

3 Aktivitas Paling Penting:

  • Ibadah harian: salat wajib dan sunnah, membaca Al-Qur’an dan terjemahnya, berdoa
  • Mengurus anak, suami, dan rumah tangga: memasak dan menyajikan camilan, membersihkan perabot rumah tangga, menyusui, memandikan anak, membacakan cerita untuk anak, berdiskusi dengan suami, menyapu lantai, melipat baju, bermain bersama anak, menyiapkan keperluan suami
  • Kepentingan diri sendiri: menulis, membersihkan tubuh, olahraga, membaca, menyimak kajian online

 

3 Aktivitas Paling Tidak Penting:

  • Ngobrol/chatting di WhatsApp
  • Melamun saat menyusui
  • Browsing/blogwalking/cek email

 

WASTED TIME

  • Tidur setelah Subuh
  • Tidur setelah Ashar
  • Terlalu lama membaca chat di WhatsApp dan channel Telegram
  • Terlalu lama browsing
  • Tidur saat dan setelah menyusui

 

TIME RANGE

24 jam

  • Kandang waktu tidur: 6 jam
  • Kandang waktu rumah tangga, suami, dan anak: 11 jam >> bunda sayang dan cekatan
  • Kandang waktu diri sendiri: 7 jam >> bunda produktif

 

MY DAILY SCHEDULE

03.00 – 04.00 : Salat Tahajud, doa dan dzikir

04.00 – 04.10 : Salat Fajar dan Salat Subuh

04.10 – 04.20 : Olahraga pagi (jalan-jalan/bersepeda/sit up/push up)

04.20 – 04.30 : Menyiapkan keperluan mandi diri sendiri dan suami, mandi pagi

04.30 – 04.45 : Menyajikan minuman jeruk nipis madu hangat, makan makanan ringan, berdiskusi dengan suami

04.45 – 05.45 : Menyusui sambil mendengarkan mp3 dzikir pagi

05.45 – 06.00 : Menyapu rumah bagian dalam, membersihkan perabot rumah tangga

06.00 – 06.15 : Menyajikan sarapan pagi

06.15 – 06.30 : Makan pagi

06.30 – 07.30 : Menyusui/makan pagi anak sambil mendengarkan audio

07.30 – 08.00 : Memandikan anak

08.00 – 08.30 : Membacakan cerita untuk anak

08.30 – 08.40 : Menyusui sambil mendengarkan audio

08.40 – 09.00 : Salat Dhuha

09.00 – 09.30 : Baca Al-Quran dan terjemahnya (di depan anak)

09.30 – 10.30 : Menulis 1 day 1 post

10.30 – 11.00 : Menyusui sambil tidur

11.00 – 11.15 : Memasak dan menyajikan makan siang

11.15 – 11.30 : Salat Qabliyah, Dhuhur, dan Salat Ba’diyah

11.30 – 12.00 : Makan siang, berdiskusi dengan suami

12.00 – 12.30 : Membaca

12.30 – 13.30 : Menyusui/makan siang anak

13.30 – 14.00 : Menulis (bekerja)

14.00 – 14.30 : FREE – Gadget time (browsing, cek email, chatting)

14.30 – 14.50 : Salat Ashar

14.50 – 15.00 : Menyajikan camilan sore

15.00 – 15.10 : Camilan sore

15.10 – 16.10 : Menyusui/camilan sore anak

16.10 – 16.40 : Mandi sore, berdandan

16.40 – 17.40 : FREE – Gadget time (blogwalking)

17.40 – 17.50 : Salat Maghrib dan Ba’diyah

17.50 – 18.15 : Memasak dan menyajikan makan malam

18.15 – 18.40 : Makan malam sambil berdiskusi dengan suami

18.40 – 18.50 : Salat Isya dan Ba’diyah Isya

18.50 – 19.50 : Menyusui, membacakan cerita untuk anak sambil mendengarkan dzikir petang

19.50 – 20.50 : Pillow talk bersama suami

20.50 – 21.00 : Memastikan WiFi mati, lampu luar menyala, lampu dalam mati, tirai tertutup, bejana tertutup, tidak ada cucian piring, charge HP dan laptop

21.00 – 03.00 : Menyusui dan tidur malam (6 jam)

 

EVALUATION

Jadwal ini akan dilaksanakan selama 1 minggu pertama. Jika baik, akan diteruskan sampai 3 bulan. Jika tidak, akan direvisi.


Keep managing your family with a happy heart, Mom!

Happy wife, happy life! Happy mom, happy home! 🙂


 

Review Nice Homework #6

🙋 *BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA* 🙋

Bunda, terima kasih sudah membuat beberapa kategori  tentang 3 hal aktivitas yang anda anggap penting dan tidak penting dalam hidup anda.

Dalam menjalankan peran sebagai manejer keluarga, manajemen waktu menjadi hal yang paling krusial.

Karena waktu bisa berperan ganda, memperkuat jam terbang kita, atau justru sebaliknya merampasnya. Tergantung bagaimana kita memperlakukannya.

Masih ingat istilah DEEP WORK dan SHALLOW WORK?

Dulu kita pernah membahas hal ini di awal-awal kelas. Tahapan-tahapan yang kita kerjakan kali ini adalah dalam rangka melihat lebih jelas bagaimana caranya shallow work kita ubah menjadi Deep Work.

Kita akan paham mana saja aktivitas yang memerlukan fokus, ketajaman berpikir sehingga membawa perubahan besar dalam hidup kita.

1⃣. Refleksikan aktivitas dan kemampuan manajemen waktu kita selama ini

Menurut Covey, Merrill and Merrill (1994) cara yang paling baik dalam menentukan kegiatan prioritas adalah dengan membagi kegiatan kita menjadi penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak dan tidak penting-tidak mendesak .Menurutnya, segala hal yang kita kerjakan dapat digolongkan kedalam salah satu dari empat kuadran tersebut.

Agar lebih jelas , silakan teman-teman belajar memasukkan aktivitas-aktivitas yang selama ini kita lakukan dalam kategori kuadaran di bawah ini.

2⃣ Setelah aktivitas terpetakan, fokuslah pada hal-hal yang penting (baik mendesak atau tak mendesak) karena pada kegiatan yang penting inilah seharusnya kita mengalokasi paling banyak waktu yang kita miliki

3⃣ Rencanakan dengan baik semua aktivitas yang anda anggap penting

Kita akan kehabisan waktu, tenaga dan sering gelisah  jika kita sering melakukan kegiatan yang sifatnya penting dan mendesak.

Contoh : Mengumpulkan NHW matrikulasi itu anda masukkan kategori aktivitas Penting, karena kalau tidak mengumpulkan kita akan mendapatkan peluang tidak lulus.

Sudah ada deadline yang diberikan oleh fasilitator. Andaikata kita memasukkannya ke kuadran 2, artinya kita akan masukkan NHW dalam perencanaan mingguan kita,  membuat hati lebih tenang.  Tetapi kalau tidak kita rencanakan, NHW itu akan masuk ke aktivitas kuadran 1, dimana penting bertemu dengan genting (mendesak) paling sering membuat kita gelisah di saat detik-detik terakhir deadline pengumpulan.

Kalau ini berlangsung terus menerus, maka kita akan cepat capek dan stress yang berlebihan karena terlalu sering dibombardir oleh masalah dan krisis yang datang bertubi-tubi. Jika ini terjadi, secara naluriah, kita akan lari ke kuadran 4. yang sering kali tidak memberikan manfaat bagi kita.

Idealnya, semakin banyak waktu yang kita luangkan di kuadran 2, secara otomatis akan mengurangi waktu kita di kuadran 1 dan 3, apalagi kuadran 4, karena dengan perencanaan dan persiapan yang matang, banyak masalah dan krisis yang akan timbul dikemudian hari dapat dihindari.

4⃣ Membuat kandang waktu ( time blocking) untuk setiap aktivitas yang harus anda kerjakan

Membuat agenda mingguan dan harian dengan mengaplikasikan teori *_time blocking_*dan *_cut off time_*KIta bisa membagi secara rinci aktivitas harian  dalam hitungan jam atau menit agar waktu tidak terbuang sia-sia

5⃣ Unduh Aplikasi atau buku catatan untuk membantu kita mengorganized semua jadwal kita

Saat ini ada banyak aplikasi organizer yang bisa membantu dan mengingatkan kita setiap saat.

Sampai disini mungkin ada diantara kita yang bertipe “unorganized” ( menyukai ketidakteraturan, termasuk waktu )

Sehingga muncul pertanyaan,

“Mengapa sih harus repot-repot dan sangat detail dengan manajemen waktu?”

Kalau menurut teori Cal Newport,
Semakin detail manajemen waktu anda, semakin bagus pula kualitasnya.

Semakin bagus kontrolnya, semakin bagus pula efeknya.

Sekarang tinggal dipilih anda mau tipe yang organized shg menggunakan TIME BASED ORGANIZATION atau tipe yang unorganized dan menggunakan RESULT BASED ORGANIZATION

Kalau time based artinya kita akan patuh dengan jadwal waktu yang sudah kita tulis. Dan komitmen menerima segala konsekuensi apabila melanggarnya.

Apabila RESULT BASED ORGANIZATION anda perlu membuat pengelompokan kegiatan saja. Boleh dikerjakan kapanpun, selama Komitmen terhadap target/hasil yang sudah dicanangkan, bisa terpenuhi dengan baik.

Apapun tipe anda dan keluarga KOMITMEN tetap nomor satu.

Di Ibu Profesional,  manajemen waktu ini wajib dikuasai dan diamalkan  oleh para ibu sebelum masuk ke tahap bunda produktif.

Kita perlu menekankan pentingnya membuat rencana kerja untuk setiap minggu dan setiap hari, dengan memprioritaskan aktifitas yang penting.

Dengan demikian diharapkan kita dapat menjadi lebih produktif tanpa lelah dan stress yang berlebihan.

Demi masa,semoga kita semua tidak termasuk golongan orang yang menyia-nyiakan waktu

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

Sumber Bacaan:

Materi Matrikulasi IIP batch #2 sesi #6, Ibu Manajer Keluarga handal, 2016

Hasil NHW#6, Peserta Matrikulasi IIP, 2016

Malcolm Galdwell, Outliers, Jakarta, 2008

Steven Covey, the seven habits, Jakarta, 1994

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

6 Comments

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: