Mari Berbahagia dengan Bergerak

Mager! Sering dengar kata-kata di atas. Ya, itulah tren anak muda masa kini. Malas gerak, a.k.a Mager. Itu juga sih yang jadi sumber penyakit di masa muda dan tua. Ini sih true story. 

Saya memang ga hobi olahraga. Saya ga ada bakat olahraga. Saya dulu suka nonton bola pas zaman world cup, tapi ya cuma nonton aja. Saya suka renang tapi cuma bisa gaya katak doang. Saya suka berjalan-jalan tapi kadang kalo jalan jauh banget suka pegel. Saya kalo lari cepet di awal, terakhirnya ngos-ngosan dan melambat teratur.  Kalah deh. Hehehe. Yaa itulah riwayat saya dengan dunia keolahragaan. Tidak cukup baik untuk dikenang.

Tapi jangan buru-buru menyalahkan keadaan. Tidak bergerak berarti tidak move on! Piuit…. Jangan keinget move on dari kenangan masa lalu, ya. Maksudnya, sudah fitrah manusia untuk terus bergerak, move on bahkan move up! Semangat!

Tapi kali ini saya lagi ga mau bahas soal yang menye-menye kayak kenangan masa lalu gitu. Sekarang maunya bahas yang bermanfaat aja 🙂 

Saya rasa, renungan online dari Adjie Santosoputro ini bakalan nampar banget deh buat anak muda masa kini. Biar kita tahu apa esensi dari bergerak. Bergerak lho ya, bukan berolahraga. Mengapa kita harus bergerak, bagaimana cara supaya tidak malas bergerak. Ternyata ada korelasi antara bergerak dan bahagia. Nah lho, gimana coba? 

***

BERGERAK BERBAHAGIA 7 – Happymorphosa Juni – Catatan Aktif Bergerak

Di saat seseorang terus-terusan malas bergerak, tanpa disadari ia sedang melatih dirinya untuk menjauh dari bahagia. Belajar dari sini, sesibuk apapun kegiatan yang memaksa diri untuk diam duduk bekerja, luangkan waktu dan ajak diri untuk aktif bergerak.

Mengapa manusia harus aktif bergerak?
Apakah hanya supaya sehat? Supaya punya bentuk tubuh yang menarik? Supaya merasa bugar sehari-hari? Supaya jadi teladan buat keluarga dan orang-orang di sekitar? Supaya di hari tua tetap terjaga kesehatannya? Supaya kuat dan berdaya?

Sebatas pengalaman saya, berikut beberapa alasan sederhananya:
 

1. Supaya lebih mudah merasa bahagia.

Ketika aktif bergerak, maka tubuh akan mulai merasa sehat dan bugar. Mulai menikmati aktivitas bergerak, menikmati berada di luar ruangan. Ketika sudah terbiasa aktif bergerak, tidur akan lebih nyenyak, dan akan merasa bugar menjalani rutinitas harian. Aktif bergerak berarti memunculkan rasa bahwa hidup ini begitu indah apa adanya.

 2. Memberi teladan.

Ketika seseorang malas bergerak, bukan hanya tidak baik buat kesehatan jiwa dan raganya, tapi juga memberi contoh tidak baik kepada keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Apalagi kalau sudah punya anak, maka tanpa disadari, anaknya pun akan diberi contoh untuk malas bergerak. Jadi membiasakan diri aktif bergerak sebenarnya membantu orang lain, terutama orang-orang tercinta. Dan ini merupakan sumber semangat yang berkekuatan besar.
 

3. Upaya untuk bersikap ramah kepada diri sendiri.

Gaya hidup yang tidak sehat akan menyakiti diri sendiri dan mengundang sakit. Semacam membunuh diri pelan-pelan. Sehingga aktif bergerak dan bermain termasuk langkah untuk bersikap ramah kepada diri sendiri. Bukan berdampak seketika, namun juga memberikan manfaat untuk jangka waktu yang lama.

Tentunya masih banyak alasan manusia butuh aktif bergerak.

Kalau kamu, apa alasanmu paling penting yang membuatmu aktif bergerak?



Aktif bergerak bukan berarti harus berolahraga. Saya memilih menggunakan istilah aktif bergerak karena, banyak orang menganggap olahraga itu sebagai kewajiban yang menyiksa, sesuatu yang harus dilakukan, tapi sebenarnya tidak ingin melakukannya. Aktif bergerak berarti mensyukuri hidup, jatuh cinta pada sensasi gerak, luar ruangan, alam, dan tentunya dengan bergembira. Ini perihal bermain, bukan bekerja. Jadi, disarankan untuk memunculkan kembali semangat bermain layaknya anak-anak.

Oleh karena itu, hari ini saya mengajakmu untuk melakukan 2 latihan ini:

1. Tuliskan 3-5 kegiatan sederhana yang kamu suka yang membuatmu aktif bergerak. Misal: menari, bermain basket, berjalan, lompat tali, yoga, push-up, berlari, berenang, surfing, bersepeda, dan sebagainya. Pastikan kegiatan itu memang benar-benar membuat hatimu gembira.

2. Berniat aktif bergerak, bermain, melakukannya hanya selama 5-10 menit dalam satu hari, tapi setiap hari. Diperbolehkan melakukannya lebih dari 10 menit kalau memang bikin hati senang, (dan tidak mengganggu pekerjaan :)). Tapi di awal ini mari niatkan diri dulu luangkan waktu selama 5-10 menit untuk aktif bergerak.

Itu saja latihan sederhana hari ini. Niatkan sepenuh hati untuk melakukannya. Aktif bergerak dan bermain, melakukan kegiatan yang melibatkan gerakan dan pastikan itu hal yang menyenangkan.

Sebagai pengingat bersama, orang yang ingin bahagia, namun ia menjalani hari-harinya dengan malas bergerak, yang terjadi sebenarnya adalah ia telah menjauhi bahagia.

– adjie santosoputro

Keep moving, Moms!

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: