Suka Duka Membangun Kebiasaan Membaca di Keluarga

Selama 10 hari membangun kebiasaan membaca di keluarga tentu ada suka dan dukanya. Terus terang keluarga kami memang sangat suka membaca. Tapi entah kenapa kami merasa saat #tantangan10hari ini dilaksanakan, frekuensi membaca (buku dalam bentuk fisik) kami jadi berkurang drastis. Entah karena kesibukan Ramadan, atau memang kami yang sedang futur soal membaca. 

Begitu pula soal membacakan buku kepada anak. Biasanya saya dan suami rutin sekali membacakan buku. Namun, akhir-akhir ini malah cenderung sehari hanya 1 buku, itu pun di waktu sisa kami. Huhu ayo bertaubat.

Pohon literasi kami juga masih berupa potongan daun dari kertas lipat yang belum kami wujudkan menjadi bentuk pohon.

Biasanya sehari saya bisa membaca 2-3 buku, sekarang hanya satu. Apakah HP dan laptop sudah sebegitunya menggantikan membaca buku fisik? Apakah link-link blog di media sosial sudah mulai menggantikan kesenangan kami membaca buku? Frekuensi kami pergi ke toko buku juga menurun drastis dibanding saat anak kami masih bayi (sekarang dia sudah 1 tahun). 

Ya Allaah… Semoga keluarga kami segera bisa kembali ke kebiasaan membaca rutin. 

Tapi ada baiknya juga lho. Mungkin dari segi kuantitas memang berkurang ya. Tapi dari segi kualitas mungkin kami lebih menghayati apa yang kami baca. Kami cenderung takut hanya banyak-banyakan jumlah buku, bukan banyak menyerap dan menghayati ilmu dalam buku sendiri.

Kami sekarang juga selektif memilih bacaan. Jika bacaan itu banyak mudharatnya, maka buku itu tidak kami pilih, atau kami rombeng. Misalkan komik atau buku dengan konten yang menyelisihi agama. Kami juga melakukan hal serupa untuk anak kami.

Overall, tugas IIP kali ini mungkin tidak semuanya saya laksanakan. Pohon literasi kami saja belum jadi. Tapi terima kasih IIP, sudah membuat kami jadi ingat lagi untuk rutin membaca, membuat family reading time dan berinteraksi dengan buku fisik ketimbang membaca link di HP. 

Satu hal penting yang saya dapatkan dari sini adalah betapa pentingnya anggota keluarga saling mengingatkan, ‘sudah baca buku apa hari ini?’ atau ‘kamu tadi baca buku apa aja? Ceritain dong” Pas sekali ditanyakan untuk topik pillow talk, alias perbincangan sebelum tidur.

Dari pengalaman kami, mungkin setelah ini kami harus lebih bersemangat lagi untuk menambah kuantitas dan kualitas bacaan. Sekaligus, amalkan ilmu yang kamu baca agar bermanfaat. Sekian dan terima kasih 🙂

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: