Tentang Mengelola Keuangan dari Adjie Santosoputro

Hidup itu rumit. Apalagi kalau sudah ngurusin yang namanya keuangan. Mending orang lain aja deh yang ngurusin. 

Eh kata siapa? Jangan-jangan kita sendiri yang bikin rumit. Pusing karena banyak keinginan yang “berbulu domba” seolah terlihat sebagai kebutuhan. Apalagi… wanita ya. Suka gatel liat barang diskon, barang lucu (emangnya bisa bikin ketawa?), barang obral, dll.

Di kelas online Belajar Bahagia Happymorphosa Adjie Santosoputro yang ke 9 ini, ia berbagi bagaimana sederhananya mengelola keuangan. Ada dua hal yang harus kita perhatikan terkait hutang dan menabung. Yuk baca opininya berikut ini:

***

9 – Happymorphosa Juni – Catatan Mengelola Keuangan

Kalau mengamati yang saya bagikan, saya seringnya membahas terkait hidup bahagia. Dari menenangkan pikiran dan jiwa dengan berlatih meditasi, memaafkan diri sendiri dan orang lain, mengelola marah, sampai mempererat hubungan dengan orang-orang tercinta. Bukan tentang cara cepat jadi kaya, atau hal-hal yang berkaitan dengan uang. 

Namun, cukup sering orang bertanya ke saya terkait masalah keuangan beserta meminta jalan keluarnya.

Hampir semua orang pernah mengalami masalah keuangan. Masalah ini adalah masalah paling mendasar yang sering dialami oleh sebagian besar orang. 

Terinspirasi dari sini, saya akan membagikan cara sederhana mengelola keuangan berdasarkan pengalaman saya selama ini.

Ada 2 hal utama yang perlu diperhatikan terkait mengelola keuangan:

1. Mengurangi atau meniadakan hutang.

Kalau punya hutang, berusaha menguranginya harus jadi prioritas pertama. Fokus pada hal ini dulu.
 

2. Menabung atau investasi. 

Kalau sudah bebas hutang atau hutangnya sudah sangat sedikit, mulai tingkatkan kondisi keuangan dengan rajin menabung dan berinvestasi dengan resiko yang rendah. Meskipun belum benar-benar bebas hutang, sebisa mungkin mulai membiasakan diri untuk menabung.

Saya perlu sampaikan, saya jelas bukan penasehat keuangan. Dan saya tidak menyatakan kalau saya punya nasehat-nasehat keuangan yang pasti bisa menyelesaikan masalah. Tapi, saya punya pengalaman terkait mengurangi hutang dengan menggunakan cara-cara sederhana. Dan sampai sekarang, saya terus membiasakan diri untuk menabung, sedikit demi sedikit. Akibatnya, kondisi keuangan saya berubah semakin membaik, dari mengerikan menjadi menenangkan. Saya hanya ingin memberitahukan ini supaya dipahami kalau saya bukanlah ahli keuangan.

Di materi yang terkait dengan mengelola keuangan ini, saya akan berbagi tentang beberapa prinsip dan metode sederhana, beberapa tantangan umum terkait mengelola keuangan, dan cara melatih diri sehingga kondisi keuangan berubah jadi membaik.

Pada kesempatan kali ini, saya mengajakmu untuk mulai fokus mengelola keuangan dengan melakukan 2 langkah berikut ini:

1. Tentukan terlebih dahulu, fokus mengurangi hutang dulu atau sudah fokus menabung. 

Untuk mengelola keuangan, butuh fokus dan niat yang besar. Semacam janji pada diri sendiri untuk tidak setengah-setengah. Benar-benar berupaya 100% mencurahkan kemampuan terbaik. Lebih baik lagi kalau janji ini juga diberitahukan ke orang lain, ke keluarga dan orang-orang terdekat. Baik secara online, maupun nyata.
 

2. Luangkan waktu untuk berlatih mengelola keuangan. 

Dimulai dengan menyisihkan waktu 10 menit setiap hari. Jadualkan di agenda, pasang pengingat di handphone, atau tuliskan di kertas, lalu tempelkan di tempat yang mudah terlihat sehari-hari. Supaya tidak lupa dan tidak terlewatkan. 

Latihannya sederhana, bisa dengan baca artikel-artikel terkait mengelola keuangan di internet, baca buku, bertanya kepada teman yang menguasai ilmu keuangan, dan mengikuti pelatihan mengelola keuangan.

Saya akan membagikan lebih banyak lagi cara mengelola keuangan di lain kesempatan. Untuk kali ini, lakukan dulu 2 langkah di atas. Lakukanlah sekarang.

– adjie santosoputro

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: