Mengenal Kinerja Otak untuk Pengasuhan

Pengasuhan salah satu aktivitas yang sangat penting dalam keluarga karena pengasuhanlah yang membentuk karakter mulia manusia.
Tujuan utama pengasuhan adalah membentuk perilaku (karakter) mulia seseorang. Seorang anak yang menerima pengasuhan yang baik dari orangtuanya akan mengantarkan ia menjadi manusia yang berperilaku (karakter) mulia.
Dalam riset ilmu otak (neurosains) terkini telah di temukan hubungan yang erat antara aktivitas otak dengan perilaku manusia. Dengan menggunakan alat pemindai otak yang bernama PET (positron emmision tomographi) ditemukan 6 area otak yang bekerja secara terpadu (interkoneksi dan interdependensi) berhubungan erat dengan perilaku manusia. 6 area otak itu adalah pre frontal cortex (pfc), girus cingulatus, limbic system, basal ganglia, lobus temporalis dan cerebellum.
Perilaku yang berhubungan dengan otak tersebut termasuk bagaimana orangtua melakukan proses pengasuhan pada anak-anaknya.

Anak yang mengalami perlakukan pengasuhan yang buruk dari orangtuanya bisa berdampak pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada otak anak. Yang pada gilirannya, anak akan bersikap dan berperilaku buruk.

ADD , ADHD, Psikopat dan OCD serta yang lainnya adalah contoh2 dari hasil pengasuhan orangtua yang buruk.
Model pengasuhan seperti ini saya beri nama #Neuroparenting , yaitu pengasuhan anak berbasis kinerja otak.
PEMBAGIAN OTAK.

Melihat otak seperti melihat pemandangan alam. Ada gunung, bukit, sungai dan pepohonan.

Secara umum, otak di bagi 2 Bagian yakni bagian “Cortical” dan “Subcortical”.
CORTICAL

Disebut juga sebagai korteks serebri atau kulit otak. Yang berfungsi sebagai pusat berpikir dan berbahasa.

Bagian CORTICAL berbentuk “gunungan” besar yang di sebut “Lobus” _ terdiri dari 4 lobus (l.frontalis, l.parietalis, l.occipitalis, l.temporalis) , ditambah satu lobus insula yg tidak nampak dari luar.

Terdiri dari “bukit” yang bernama “gyrus” spt Gyrus Cingulatus, “Sungai” yang bernama “sulcus”, dahan pepohonan atau sel saraf / neuron terdiri dari badan, dendrit dan akson.
Di bagian Cortical_kecakapan berpikir yang baik dan kesantunan kata yang mempesona (bagus bahasanya) di “produksi” di area ini.
Di bagian Cortical, ada area yang bernama pre frontal cortex (pfc) yang berfungsi sebagai otak utama manusia. Area pfc memiliki kekhususan kemampuan yaitu kemampuan merencanakan (plan), memilih dan memutuskan (desicion making) dan menilai sesuatu.
Bila area pfc rusak maka manusia tidak lagi menjadi manusia, melainkan menjadi binatang yang berwujud manusia. Nggak bisa berpikir jernih, yang ada hanya pikiran hawa nafsu belaka.
SUBCORTICAL

Bagian Subcotical , juga di sebut otak dalam (visceral brain), terletak di bagian dalam dan tertutup oleh “gunungan” /lobus cortical.
#SistemLimbik

Terdapat beberapa “piranti” otak yang membentuk satu sistem , yang bernama Sistem Limbik yang berfungsi sebagai pengatur emosi manusia, baik emosi yang konstrukrif (emosi yang membangun) dan destruktif ( emosi yang merusak).
#Batang Otak

Di bagian Subcortical ini terdapat area yang bernama Batang Otak, yang memiliki fungsi untuk mengatur sistem vegetasi tubuh seperti mengatur denyut jantung, gerak napas paru, sistem hormonal dan aktivitas vegetasi lainnya. Aktivitas “menyerang atau lari” juga wujudkan oleh aktivitas dari batang otak ini setelah mendapat perintah dari sistem limbik (khususnya Amygdala).
#Cerebellum

“Gunungan” otak yang lebih kecil dari bagian Cortical, yang berada di belakang-bawah otak Cortical, memiliki fungsi yang tidak kalah menariknya. Diberi nama Cerebellum atau otak kecil.

Berfungsi sebagai pengatur irama dan koordinasi gerakan agar gerakan jadi teratur dan rapi. Memiliki hubungan yang sangat erat dengan sistem limbik (amygdala, hippocampus dan hypothalamus) menjadikan cerebellum memiliki peran dalam mencerdaskan otak anak melalui gerakan2 yang sempurna.
#Neuroparenting INSIDE …

Bagaimana Implementasinya Dalam Pengasuhan ? 
Mengasuh yang sesungguhnya adalah mengasuh otak_baik otak anak maupun otak orangtua.

Tujuan utama mengasuh otak adalah melatih otak melakukan (memutuskan) perbuatan mulia agar terbiasa berbuat mulia.
1. Melatih bagian Cortical agar memiliki ketrampilan/kecakapan berpikir yang baik. Trampil berpikir benar dan mampu mendeteksi bila pikirannya salah.
Membiasakan memulai sesuatu dengan tujuan yang jelas dapat mengoptimalkan aktivitas otak PFC. Demikian juga, kerja yang penuh kreativitas, optimis dan tangguh ( dan yang lainnya) dapat mengaktivasi otak PFC dengan sempurna.
2. Melatih bagian Subcortical agar memiliki ketrampilan/kecakapan beremosi yang baik. Mampu mengendalikan emosi ( spt mengendalikan marah , mengendalikan bicara, melakukan antrian, dll ) adalah salah cara melatih sistem limbik (amygdala) yang merupakan bagian dari Subcortical.
Berolah raga, aktivitas gerakan dengan keseimbangan dll dapat mengaktivasi otak cerebellum, yang pada gilirannya dapat ikut merangsang kecerdasan anak melalui gerakan-gerakan (kinestetik).
Demikian juga,…

Aktivitas yang melibatkan kerja sama ( team building ) akan mengaktifkan bagian Cortical dan Subcortical dengan sempurna.
Ada beberapa hal pengasuhan yang tidak disadari oleh orangtua :

1. Pengasuhan yang sesungguhnya adalah pengasuhan otak anak dan otak orangtua. Oleh karenanya orangtua juga harus tahu bagaimana otaknya bekerja saat melakukan pengasuhan. Banyak orangtua yang merasa telah “menguasai ilmu parenting” , kalau di ujia baik lisan maupun tulisan nilainya diatas 90 alias A+. Namun ketika berhadapan dengan anaknya yang lagi emosi…, ternyata emosinya pun “meledak” lagi.

Maka yang demikian ini karena otak Subcortexnya belum terlatih.

2. Otak anak tumbuk dan berkembangnya bertahap sehingga pengasuhan harus di lakukan dengan bertahap. Otak anak belum sempurna sedangkan otak orangtua udah 100% sempurna.

3. Otak anak tumbuh dari Subcortex dulu atau bagian otak emosi berkembang duluan, maka mengasuh harus dimulai dengan mengasuh otak emosi. Dan sebelum mengasuh, otak emosi orangtua harus matang duluan
SalamOS ~OtakSehat

Dokter Amir Zuhdi

Founder #Neuroparenting Indonesia

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: