Mengisi Aktivitas Anak saat Luang atau Menunggu

Tulisan kali ini dibuat dari sudut pandang ayahnya si kecil:

Sekarang ini banyak orang tua yang dengan mudahnya memberi gadget atau menyodorkan YouTube ke anak tanpa memperhatikan umurnya. Dari pada melakukannya, lebih baik isi kegiatan anak dengan hal berikut yang mungkin bisa menjadi referensi:

  1. Menjelaskan sesuatu di sekeliling kita menggunakan 6W1H: what, why, when, where, who, which one, how
  2. Belajar memperkenalkan anggota tubuh anak
  3. Memperhatikan orang lain di sekitar
  4. Mengajak ngobrol orang lain di dekat kita bersama anak
  5. Bertanya kepada anak dan mengajak bicara dengan niat dan tulus

dan masih banyak lagi kegiatan yang bisa melatih kreativitas kita sebagai orangtua tentunya. Ingat, anakmu adalah investasimu, tugas kita yaitu membersamai dia dengan sepenuh hati.

Wah, menarik ya! Kalau kita bisa menambahkan list di atas, tentu mengisi waktu luang atau saat menunggu bisa menjadi mengasyikkan alias anti mati gaya.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

1 Comment

  1. Ini wow, masyaaAllah. Betapa kerasa banget jadi orangtua itu hrs kreatif, suka mati gaya. Apalagi ya selain sodorin video dan lagu2, sementara anaknya kinestetik? Masih peer ante utk keponakannya nih. Makasih ya mba sdh berbagi.

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: