Nasional.is.me

Mungkin aku termasuk orang yang telat mengkhatamkan buku ini. Tidak apa-apa. Sebenarnya sudah (mungkin) sekitar satu tahun yang lalu aku mengunduh buku ini dari blog Pandji Pragiwaksono. Namun, saat itu belum sampai separuh buku yang kubaca. Sebenarnya menarik, namun mungkin tampilannya di pdf yang ‘kurang rapi’ membuatku malas melanjutkannya.

Singkat cerita, tersebutlah seorang teman yang baru kukenal dari Tumblr, namanya Farid, yang belakangan aku baru tahu kalau panggilannya Afy. Haha. Setiap mengobrol ringan di setiap tempat, hampir bahasan kami tidak lepas dari Indonesia, dan hal-hal yang berkaitan dengan Indonesia. Apapun itu. 
Kemudian pada suatu waktu, sampailah kami pada pembicaraan seputar buku Nasional.is.me karangan Pandji. Aku berkata padanya bahwa aku belum selesai membacanya. Dan pucuk dicinta ulam pun tiba! Buku miliknya, yang konon berada di temannya, yang temanku juga, Fahmi, sedang menganggur. Menganggur di kontrakan Fahmi.
Aku pun langsung berniat meminjamnya. Walhasil, hari Senin kemarin, aku bergegas menemui Fahmi untuk meminjam buku Nasional.is.me tersebut. Benar kata orang-orang. Membaca buku fisik lebih menyenangkan daripada harus berjam-jam memelototi layar komputer. Yang selain akan merusak mata, juga akan tidak konsen karena kita juga -dapat dipastikan- menyambi membuka halaman yang lain seperti Facebook, Tumblr, dan e-mail.
Akhirnya, sejak tadi malam, sepulang nonton Ice Age 4, aku segera mengkhatamkan buku tersebut. Aku tak kuasa untuk berhenti membacanya! Hari ini, setelah bangun tidur, kulanjutkan membacanya hingga selesai. Alhamdulillah, rasa cinta dan bangga diriku terhadap negeri ini, bertambah hingga beratus-ratus persen! Oya, di buku ini juga terdapat tanda tangan Pandji, untuk Farid. Hehe.
Satu pendapat dariku, bagi semua orang Indonesia, khususnya yang membenci Indonesia untuk membaca buku ini. Banyak pemikiran-pemikiran Pandji dituangkan dengan gaya khasnya, yang lucu, namun tetap menginspirasi. Dari sini, aku, yang notabene belum pernah mengunjungi kota-kota yang ia sebutkan -Padang, Manado, Jayapura, Makassar, dan lain-lain- merasa ingin sekali menjelajah Indonesia. Entah, mungkin suatu saat jika ada kesempatan dan uang, aku ingin sekali menyaksikan sendiri kekayaan alam bangsa ini, yang tidak hanya terdapat di Bali! Namun ada di setiap sudut Indonesia.
Lewat buku ini, aku juga jadi tahu, ternyata Pandji bersekolah di SMA Kolese Gonzaga Jakarta, yang juga digunakan untuk syuting film Ada Apa Dengan Cinta, 2002. Salah satu film favoritku epanjang masa.
FYI, membeli buku ini sama dengan menyumbangkan satu buku ini kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Lalu, tunggu apa lagi, beli atau unduh? Terserah!
Yang penting baca! Dan nasional.is.me-mu akan bertambah sekian persen, tularkan semangat cinta Indonesia pada setiap orang, buat perubahan, jangan menuntut akan perubahan! 

#IndonesiaUnite

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

1 Comment

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: