RR [Renungan Ramadan] #11: Debat dan Curhat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dalam rangka bulan Ramadan dan program memaksa diri untuk menulis setiap hari, maka saya berusaha menulis ulang dengan bahasa saya sendiri, tulisan dari hasil apa yang saya baca. Saya beri judul RR, singkatan dari Renungan Ramadan. Semoga menginspirasi 🙂
***
Anak muda zaman sekarang, 
senang sekali menuangkan aspirasinya.
Orang tua zaman sekarang,
juga tak mau kalah dengan anak muda.
Apalagi anak yang masih seumur jagung,
yang baru lahir kemarin sore,
ternyata juga tak mau kalah dengan pendahulu-pendahulunya.
Mereka saling beradu mulut di dunia nyata,
juga bersilat kata di dunia maya.
Dunia kini begitu penuh,
begitu berisik,
sesak sehingga kita tak bisa bergerak.
Di sana sini penuh dengan debat,
di mana mana semua orang curhat.
Debat, curhat, debat, curhat.
Setiap hari itu saja yang mereka lakukan.
Saling menghina satu sama lain,
saling menceritakan keburukan orang lain,
itu itu saja,
tak henti-hentinya.
Tidak bosan?
Apa? Mereka?
Tidak hanya mereka.
Aku sudah jelas termasuk di dalamnya.
Maka, ingatkah aku, dan kamu,
bahwa kita seharusnya menghindari debat,
dan hanya kepada Yang Di Atas sajalah kita curhat?
Mungkin kita sudah lupa…
Lupa akan ketenangan,
yang kita temukan jika tak ada perdebatan,
dan ketenangan,
yang jelas akan kita temukan jika kita sedang berdialog denganNya saja,
ya berdua saja denganNya,
tak ada siapa-siapa,
hanya aku dan Dia,
atau kamu dan Dia.
Ah ya, kita sudah terlena akan kehidupan di zaman serba bebas ini.
Mari kembali kepadaNya,
tak perlu repot,
cukup pejamkan matamu,
dan rasakan ketenangan itu,
keheningan itu,
temui Tuhanmu di situ.
“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (QS. Yusuf: 86)
“Sesungguhnya orang yang paling dibenci oleh Allah ialah yang sangat gemar berdebat dengan gigih” (HR.Buchari,Muslim,At-Tirmizi dan An-Nasa’i).
“Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapatkan hidayah untuk mereka, melainkan karena terlalu banyak berdebat.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)
Surabaya, 9 Juli 2014
image source: pagesofflife.blogspot.com

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: