RR [Renungan Ramadan] #13: Sakit dan Bangkit

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dalam rangka bulan Ramadan dan program memaksa diri untuk menulis setiap hari, maka saya berusaha menulis ulang dengan bahasa saya sendiri, tulisan dari hasil apa yang saya baca. Saya beri judul RR, singkatan dari Renungan Ramadan. Semoga menginspirasi 🙂
***
Sakit,
lalu menjerit,
itu saja yang bisa kau lakukan?
Tidakkah kau tahu,
bahwa segala sakitmu itu,
adalah pengampunan dosa-dosamu?
Bangkitlah kawan.
Jangan menjerit dalam sakitmu.
Bersyukurlah,
Sesakit apapun dirimu saat ini,
kau akan semakin kuat esok hari.
 “..dan apabila aku sakit, Dia-lah yang menyembuhkanku”. [QS. Asy-Syu’ara’: 80].
“Tidaklah seorang muslim ditimpa gangguan berupa sakit atau lainnya, melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5661 dan Muslim no. 6511). 
Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin. Sungguh seluruh perkaranya adalah kebaikan. Yang demikian itu tidaklah dimiliki oleh seorangpun kecuali seorang mukmin. Jika ia mendapatkan kelapangan, ia bersyukur, maka yang demikian itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar, maka yang demikian itu baik baginya.” (HR. Muslim no. 2999).
”Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut” (HR. Bukhori).  
“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,” (HR Ath-Thabarani). 
Surabaya, 13 Juli 2014.
image source: lagnajitsvoice.blogspot.com

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: