Sharing of the Day Grup WA Institut Ibu Profesional Surabaya: Bunda Sayang

Kompetensi  Dasar Hasil Belajar Indikator

 

Materi Pokok
1. Menguasai ketrampilan berkomunikasi antara orangtua dan anak-anak 1. 1 Mengenal komunikasi yang destruktif

1.2 Memahami dan mempraktekkan komunikasi Produktif di rumah

* Mengidentifikasi dan menyadari jenis-jenis komunikasi yang destruktif ke anak-anak

*Mengganti komunikasinya dengan komunikasi produktif

Komunikasi Produktif
2. Menguasai ketrampilan melatih kemandirian anak-anak. 2.1 Mengetahui tahapan-tahapan  melatih anak mandiri

2.2 Mempersiapkan jadwal untuk mempraktekkan kemandirian anak di rumah

*Mengetahui tahapan kemandirian berdasarkan usia anak

*Bisa memandu anak mempraktekkan kemandirian di rumah, menggunakan buku bintang.

Memandu Kemandirian Anak di Rumah
3. Menguasai ketrampilan melatih kecerdasan emosi dan spiritual anak-anak. 3.1 Memahami pentingnya mengembangkan kecerdasan emosi dan spiritual anak-anak

3.2 Beraktivitas dengan anak-anak untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritualnya

*Memahami faktor-faktor pemicu kecerdasan emosi  dan spiritual anak-anak

* Menyusun aktivitas di rumah yg melejitkan kecerdasan emosi dan spiritualnya

*Melejitkan Kecerdasan Emosi dan spiritual anak-anak.
4. Menguasai ketrampilan mendampingi belajar anak, sesuai gaya belajarnya. 4.1 Memahami macam-macam gaya belajar anak

4.2 Mampu menyusun rencana pendampingan pembelajaran disesuaikan gaya belajar anak.

*Mengidentifikasi gaya belajar masing-masing anak

*Mempraktekkan pembelajaran sesuai gaya belajar anak.

* Memahami gaya belajar anak, Mendampingi dengan benar.
5. Menguasai ketrampilan menstimulus anak suka membaca dan menulis 5.1 Memahami tahapan persiapan anak untuk membaca dan menulis

5.2 Menguasai permainan dan alat peraga untuk menstimulus anak-anak agar suka membaca.

* Memberikan stimulus membaca dan menulis dengan benar.

*Mempraktekkan permainan dan stimulus secara konsisten dan terus menerus di rumah.

*Mendidik anak suka membaca dan menulis.
6.Menguasai ketrampilan  menstimulus anak menyukai matematika 6.1 Memahami dasar konsep matematika untuk anak-anak

6.2 Menguasai cara penyampaian matematika yang mudah dan menyenangkan

 

*Menguasai tahapan mengajarkan matematika untuk anak.

*Mempraktekkan matematika scr mudah dan menyenangkan

*Mendidik Anak menyukai Matematika
7.Menguasai ketrampilan mengoptimalkan kelebihan anak sesuai kecerdasannya 7.1 memahami bahwa semua anak adalah cerdas

7.2 Memperlakukan anak secara optimal sesuai dengan kecerdasannya

*Mengidentifikasi kecerdasan dominan yang ada di diri anak.

*Mengembangkan pribadi anak sesuai dengan kecerdasannya masing-masing

Semua anak adalah bintang
8. Menguasai ketrampilan untuk melejitkan kecerdasan finansial anak sejak dini. 8.1 Memahami faktor-faktor yang melejitkan kecerdasan finansial

8.2 Mempraktekkan stimulus kecerdasan finansial anak dalam kehidupan sehari-hari

* Mampu melihat lingkungan internal dan eksternal yang mendukung kecerdasan finansial anak

* Bisa menyusun aktivitas dalam kehidupan sehari-hari guna menstimulus kecerdasan finansial anak.

Mendidik anak cerdas finansial sejak dini
9. Menguasai ketrampilan dasar memicu kreativitas anak sejak dini. 9.1 Memahami faktor pemicu kreativitas anak

9.2 Melakukan aktivitas yang memicu kreativitas anak dalam kehidupan sehari-hari

*Bisa menyebutkan faktor-faktor yang memicu kreativitas anak

*Bisa menyusun aktivitas bersama anak yang memicu kreativitas

*Memicu Kreativitas anak sejak dini
10. Menguasai ketrampilan dasar  mendongeng, sebagai dasar pembentukan karakter 10.1 Memahami ilmu-ilmu dasar mendongeng dan membangun karakter

10.2 Mampu menulis dan mengekspresikan diri bertutur kata kepada anak lewat dongeng

*Bisa mengerti dan memahami segala faktor yg mendukung kemahiran mendongeng

* Mampu menulis dan mengekspresikan dongeng sederhana yg berkaitan dg karakter

Membangun karakter anak lewat dongeng
 

11. Menguasai ketrampilan dasar seputar mengelola rasa ingin tahu anak ttg pendidikan seks dan hal-hal tabu lainnya sejak dini

11.1 Memahami secara ilmiah ttg pendidikan seks dan masalah yang ditabukan dari sudut kaca mata anak.

11.2 Mampu mengarahkan anak-anak pada informasi yang benar seputar seks dan hal-hal tabu lain, sesuai pemahaman anak.

*Mampu mengidentifikasi informasi tentang seks dan hal-hal yg ditabukan dari kacamata anak-anak.

*Mampu memberikan sumber belajar yang tepat untuk mengelola rasa ingin tahu anak seputar seks dan hal-hal yang ditabukan.

Mengenalkan Pendidikan Seks secara tepat dan benar sejak dini.
12. Menguasai ketrampilan dasar membuat keluarga multimedia. 12.1 Memahami kecanggihan teknologi sbg pola dasar membangun keluarga multimedia.

12.2 Mampu membangun keluarga multimedia.

*Bisa menyebutkan berbagai macam teknologi yg berkembang saat ini untuk pendidikan anak

*Mampu menggunakan berbagai multimedia untuk pendidikan anak-anak

Keluarga Multimedia, membangun kebersamaan melalui teknologi.

Saya mengikuti grup WhatsApp Institut Ibu Profesional Surabaya dan mendapatkan tugas sharing tentang Bunda Sayang.

SOD Bunda Sayang 2 Februari 2016-

Baru 7 bulan lalu kami menikah, namun saya dan suami berusaha merencanakan pendidikan calon keturunan kami sejak ia belum ada di rahim ini. Alhamdulillah sejak diberi amanah baru oleh Allah, kami makin bersemangat untuk sharing mengenai pendapat masing-masing mengenai pendidikan calon buah hati kami nantinya. Berikut sharing dari calon ibu pemula yang masih butuh banyak belajar dari bunda-bunda keren IIP sekalian 😀

  1. Membangun karakter anak lewat dongeng:

– Membacakan dongeng walaupun janin masih berusia 5 bulan (kadang suami juga sebelum tidur membacakan kisah dari film yang pernah ia lihat)

  1. Mendidik anak suka membaca dan menulis:

– Membaca bacaan-bacaan yang berguna, meningkatkan frekuensi membaca tiap minggunya.

– Berhenti mendengarkan musik secara sengaja sejak bulan Desember lalu, berusaha mengganti dengan yang baik-baik (misal: kajian, murattal, video-video inspiratif, dll)

  1. Melejitkan kecerdasan emosi dan spiritual anak:

Sejak awal hamil meniatkan agar sang anak jiwanya terpaut dengan AlQur’an, ingin anak menjadi hafidz AlQur’an nantinya.

– Mencoba membacakan AlQur’an beserta terjemahnya bersama suamI

– Memperdengarkan murattal AlQur’an sesering mungkin kepada janin

– Merutinkan membaca doa ‘Rabbi habli minashshaalihiin’ dan ‘Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yunin waj-‘alnaa lil-muttaqiina imaamaa.’ agar diberi keturunan yang sholeh

  1. Komunikasi produktif:

– Pillow talk bersama suami (mengisi otak dan hati dengan hal-hal positif sebelum tidur, mematikan dan menjauhkan gadget)

– Mencoba memainkan senter sembari mengelus-elus perut (karena katanya sudah mulai peka dengan cahaya)

– Mengenalkan kepada janin siapa ibu dan bapaknya

– Mengajak bicara janin tentang rencana-rencana ke depan

– Bersama suami berusaha berkata-kata yang baik (meminimalisir membicarakan hal-hal buruk, ngomongin orang, mengurangi latah, dll walaupun sulit ya hehehehe)

  1. Keluarga Multimedia, membangun kebersamaan melalui teknologi:

– Mencoba mengumpulkan cerita selama kehamilan di blog tersendiri lifeasstudentmom.wordpress.com, walaupun masih berantakan dan asal tulis + copas, sambil jalan dibenahi dan diupdate terus isinya. Ke depan ingin mengajak suami juga menulis di sana.

  1. Memahami gaya belajar anak, mendampingi dengan benar:

– Merencanakan home education untuk anak nantinya, meluangkan waktu untuk mengikuti webinar tentang homeschooling di rumahinspirasi.com mulai Februari-April 2016

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: