SuperDad ala AYAH ASI [by supermomwannabee]

SuperDad ala AYAH ASI #1

supermomwannabee:

Ayah ASI, dikenal sebagai komunitas bagi para ayah yang mendukung penuh pemberian ASI bagi anak-anaknya. Lalu, bagaimana kisah sukses para Ayah ASI? Mari kita simak bersama 🙂

🍭Menjadi ‘cheerleader’ bagi istri
Ini akan membuat istri lebih rileks dan ASI pun menjadi lebih lancar. Saat ibu senang, hormon prolaktin dan oksitosin yang penting untuk produksi ASI akan bekerja lebih baik. Berikan pesan singkat berisi kata-kata mesra di siang hari, kejutan kecil ataupun sekadar memandikan anak tanpa disuruh.

🍭Menjadi juru bicara dan pelindung.
Disinilah ayah berperan menjadi ‘benteng’ pertahanan bunda dari ‘serangan’ mitos-mitos. Carilah informasi sebanyak-banyaknya kepada ahlinya. Bergabunglah dengan kelompok pendukung ASI. Jika istri bekerja, jangan sungkan bicara dengan atasannya agar istri diberikan waktu, kalau perlu tempat khusus, untuk memompa ASI. Biarkan semua orang tahu istri kita sedang menyusui.

🍭Menjadi manajer yang baik
Proses menyusui akan lebih mudah dengan mengatur persediaan ASI perahan (ASIP). Anda bisa memulai mengaturnya dengan membuat daftar apa saja yang diperlukan untuk menyimpan ASI, diantaranya mencari stok botol dan memberikan label tanggal ASI masuk freezer. Temani istri saat sedang memompa di malam hari dan selalu ingatkan istri untuk memompa ASI.

🍭Menjadi orangtua yang sebenarnya.
Tugas ayah bukan sekedar pengambil keputusan atau pencari nafkah. Namun juga harus terlibat total dalam urusan rumah tangga. Mulai dari mengurusi anak hingga belanja keperluan keluarga. Bayangkan ibu menyusui harus bertahan kurang lebih 15 menit di posisi yang sama selama 2-3 jam sekali. Proses yang cukup melelahkan ini butuh seorang super ayah yang ikut intervensi urusan rumah. (ay)

📌Sumber : ayahbunda.co.id

🌸Supermom’s Note🌸
Edisi #AyahKeren, 15 Oktober 2015

Follow us :
🏡 twitter : @supermom_w
🏡 fanpage fb : supermom wanna be
🏡 tumblr : supermomwannabee(dot)tumblr(dot)com
🏡 instagram : @supermom_w

 

SuperDad ala AYAH ASI #2

supermomwannabee:

Kali ini kami akan kembali melanjutkan tips sukses para Ayah ASI. So, let’s check it out 🙂

📝Be a Google!
Jangan hanya istri yang cari tahu informasi tentang ASI. Alangkah baiknya jika Ayah juga bisa menjadi sumber informasi.

📝Tidak egois
Prioritas seorang suami adalah keluarganya, bukan pekerjaan apalagi hobi. Jadilah bagian dari keluarga dengan seutuhnya, bukan sekadar ATM berjalan.

📝Bijaksana
Tahan emosi saat menghadapi lingkungan yang terlalu fleksibel soal ASI. Cari dan beri pemahaman dengan cara yang tepat, santai dan bijaksana pada orangtua, mertua, dll. Tempelkan kertas-kertas berisi informasi tentang ASI di kulkas, letakkan buku-buku tentang ASI di tempat yang mudah terlihat jadi secara tidak langsung mereka juga bisa membacanya.

📝Beri motivasi, bukan paksaan.
Kadang istri bisa menjadi emosional, merasa lelah, lalu ingin berhenti menyusui. Dalam kondisi seperti ini, jadilah pendengar yang baik, pahami kesulitan istri, ajak istirahat sejenak dan nikmati waktu romantis berdua. Terus yakinkan ia bahwa ASI adalah yang terbaik untuk buah hati.

📝Lepaskan beban.
Jangan menjadikan dukungan terhadap proses menyusui sebagai beban. Mendampingi istri menyusui adalah bagian dari kewajiban alamiah seorang suami sekaligus tanggung jawab ayah pada anaknya. Belajarlah bersama-sama dengan istri.

📝Berbagi
Jangan menutup diri dan buka jaringan pergaulan serta informasi seluas-luasnya. Sharing membuat  Anda semakin memahami persoalan, dan belajar lebih banyak tentang suatu hal dengan dimensi dan perspektif beragam.

Demikian tips dari para Ayah ASI, semoga bermanfaat. (ay)

📚sumber : ayahbunda.co.id

🌸Supermom’s Note🌸
Edisi #AyahKeren, 22 Oktober 2015

Follow us :
🐾twitter : @supermom_w
🐾 fanpage fb : supermom wanna be
🐾 tumblr : supermomwannabee.tumblr.com
🐾instagram : @supermom_w

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: