Teruntuk Bapak

Kini, setiap hari aku selalu menunggumu pulang dari kantor.
Tak peduli kau bermandikan peluh yang membuat tubuhmu kecut,
aku selalu berusaha menyempatkan untuk memelukmu.
Entah mengapa, waktu yang terus berjalan ini menyadarkanku,
bahwa waktu yang tersedia untuk kita bersama tidak akan lama.
Aku tidak tahu, nantinya, apakah aku atau kau terlebih dahulu yang akan pergi.

Bapak, selama duapuluh dua tahun ku hidup,
memang tak semua yang kau lakukan selalu ku senangi.
Aku tak bisa memilih bapak mana yang baik untukku di dunia nanti, saat aku ada di rahim istrimu.
Namun, yang aku tahu, aku bisa memilih untuk menjadi anak yang baik dan shalihah,
yang bisa menyelematkan keluarga kita ke SurgaNya.

Bapak…
Maaf atas segala hal yang membuatmu susah, sebelum dan setelah kelahiranku di dunia ini.
Mungkin aku anak perempuanmu yang bebal, yang sering tak menuruti perintahmu.
Mungkin aku anak perempuan yang selalu menyita pikiranmu setiap hari.
Tidak mau makan yang sehat, tidak mau berolahraga, tidak kunjung mengerjakan tugas,
dan entah tidak tidak apa lagi yang selalu menyita pikiranmu.

Bapak…
Jika ada kata lain selain maaf yang dapat kuucapkan, tolong bilang padaku.
Jika ada kata lain selain terima kasih yang pantas kusampaikan, tolong bilang padaku.

Bapak,
sebentar lagi anak perempuanmu ini akan diambil oleh seorang laki-laki,
yang katanya akan menggantikan seluruh tanggungjawabmu atasku.
Aku tahu, kau sendiri yang berkata bahwa kau belum siap.
Dan mungkin, aku dan kau pasti tahu bahwa kau tidak akan pernah siap.

Maafkan aku Bapak,
ini memang perintahNya.
Namun tentunya aku telah berusaha mencari sosok yang mampu mengemban amanah itu, dengan usaha terbaik yang aku punya.
Dan aku telah menemukannya.

Aku selalu mencintaimu, Bapak.
Semoga kita akan dipertemukan lagi nanti di SurgaNya.
Tak lupa, bersama laki-laki yang nantinya akan menjadi imamku.
Aamiin.

Dari: anak perempuanmu satu-satunya.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: