Yang sewajarnya saja

Cintailah dan pergunakanlah sesuatu hal sewajarnya saja. Rasulullah SAW tidak mengajarkan kita untuk berlebih-lebihan dalam segala sesuatu. 
Saat ini aku pun sedang belajar untuk berhati-hati dalam menggunakan handphone, komputer, kamera, dan lain-lain. Maksudku, mempergunakan mereka dengan sewajarnya, tidak tergantung dengan mereka. Aku takut hal-hal itu membuatku kecanduan. Aku juga takut waktu hidupku di dunia ini jadi terbuang untuk hal-hal tersebut. 
Aku juga sedang belajar mencintai orang dan suatu hal dengan sewajarnya. Aku juga belajar makan dan minum secukupnya saat sahur dan berbuka puasa. 
Aku tidak ingin fanatik terhadap sesuatu. Karena aku tahu dan pernah mengalami, bila sesuatu itu hilang, aku akan sangat kecewa terhadapnya. 
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, “Agama Allah adalah agama pertengahan, antara sikap ekstrim (berlebih-lebihan) dan sikap moderat (terlalu longgar).”
Allah SWT berfirman, “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar.” (An-Nisaa’: 171).

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published.