Yuk, Jadi Muslimah Produktif!

Banggakah kamu dengan statusmu sebagai muslimah?

Pertanyaan itu berkecamuk di benakku dan membuatku berpikir keras. Saat itu aku masih duduk di bangku kuliah tahun ketiga.

Aku ini muslimah. Tapi kenapa aku berpakaian seperti laki-laki? Atas bolehlah berkerudung. Namun itupun masih ala kadarnya. Bawah? Masih mengenakan celana.

Aku ini muslimah. Tapi kenapa aku tak bangga dengan statusku? Sempat pula aku berpikir jika aku dilahirkan kembali, aku ingi menjadi laki-laki saja.

Tapi semua itu tiba-tiba berlalu. Setelah suatu hari aku mendapatkan hidayah, untuk berkerudung lebih panjang lagi menutup dada, untuk mengenakan rok dan meninggalkan celana.

***

Mengenali Tujuan dan Visi Hidup

Kini aku sudah menjadi istri dan ibu. Aku merasa sudah lengkap sebagai seorang muslimah seutuhnya. Karena aku pun pernah bercita-cita saat masih sendiri, suatu hari nanti aku ingin menjadi muslimah seutuhnya, yang bangga dengan statusnya, yang kembali ke rumah untuk mengabdi pada Tuhannya dan suaminya. Aku pun merasa harus menjadi orang uang lebih berguna, selain berguna di rumahku sendiri, juga untuk orang di sekitarku dan seluruh umat.

Sejauh ini, visi hidupku adalah menjadi agen muslim yang baik. Aku berusaha menyebarkan agama Islam dengan kemampuan yang Tuhan telah berikan padaku. Aku suka membaca, menulis, berkelana, serta mencari arti di balik sesuatu. Setelah aku benar-benar mengenal visi dan kelebihanku, aku jadi bisa bersemangat menjalani hidup, berenergi, serta dapat menginspirasi orang lain.

Begitu pula dengan menjadi muslimah yang produktif. Sejak awal masuk kuliah, hidupku seperti berubah. Aku jadi tersadar bahwa hidup ini tidak boleh dijalani dengan main-main, karena Tuhan tidak menciptakan kita dengan main-main. Aku akhirnya tertampar karena sebuah pelatihan spiritual. Aku mulai meninggalkan kebiasaan burukku, kegiatan tidak pentingku, serta mengeliminasi hobi yang tidak membawaku menuju surgaNya. Saat itu aku jadi mulai tahu tujuanku ini ke mana. Jika kita sudah tahu tujuan akhir kita ke mana, insyaAllah kita akan menjadi lebih produktif. Waktu 24 jam sehari yang Tuhan berikan, akan kita gunakan sebaik mungkin. Waktu yang tak akan pernah mundur lagi, akan menjadi saksi apa saja yang pernah kita lakukan.

Bagaimana Menjadikan Satu Hari yang Produktif?

Berbicara tentang produktivitas, mengawali hari dengan bismillah, ikhlas, ceria, dan bertenaga, dapat kita mulai dengan salat di sepertiga akhir malam. Setelah itu tetap bangun dan melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti menulis, membaca, menghafal, atau beres-beres rumah. Jika sudah berkeluarga, jangan lupa bangunkan anggota keluarga yang lain untuk menghidupkan sepertiga akhir malam. Setelah itu, tunggu adzan Subuh berkumandang, lalu salat berjamaah. Jangan lupa setelahnya baca dzikir pagi al Matsurat. Dzikir itu mengandung doa-doa yang sangat baik dan akan mempengaruhi kita dalam menjalani hari. Lalu kembali beraktivitaslah. Bagi yang akan berangkat sekolah atau kuliah dan kerja, silakan bersiap-siap, lalu salat Dhuha. Salat ini sama dengan sedekah dengan seluruh anggota tubuh. Apalagi jika dilakukan rutin, insyaAllah rezeki akan lancar. Mendekati Dhuhur dan setelah melakukan salat Dhuha, tidurlah sebentar. Tidur ini ternyata berpengaruh untuk kesegaran kita. Walaupun hanya 5-15 menit tidur, setelahnya, tubuh kita akan makin bertenaga.

Jika sudah mulai sore, biasanya mulai mengantuk. Jangan tidur setelah Ashar. Pengalaman saya, setelah itu kita akan pusing dan lemas. Menjalani sisa hari akan semakin malas. Maka carilah kesibukan misalnya menyiapkan makan malam, atau membaca AlQuran, dan mungkin juga menambah hafalan untuk nanti diulang setelah Maghrib. Maghrib adalah waktu yang baik untuk menghafal.

Setelah malam, jangan lupa salat Maghrib dan membaca dzikir petang al Matsurat. Setelah itu salat Isya dan langsung tidur. Hindari melakukan hal-hal tidak bermanfaat seperti chatting, ngobrol, dan bahkan hura-hura. Di AlQuran telah dijelaskan bahwa malam adalah untuk istirahat.

InsyaAllah bila kita menjalankan hari sesuai sunnah Rasulullah Muhammad SAW, hidup akan lancar dan bermanfaat juga produktif.

 

Kenali dan Maksimalkan Potensi Diri

Selagi kita masih muda dan diberi energi berlebih, gunakan semangat dan kemampuan itu untuk mencari ilmu dan koneksi sebanyak-banyaknya. Ide-ide yang kita angankan, impian yang begitu liar hendaknya kita catat atau tuliskan, beritahukan kepada Tuhan, kedua orangtua terutama ibu, sampaikan kepada teman-teman, agar banyak yang mendoakan dan membantu mewujudkan.

Sebagai contoh, aku memiliki impian untuk mendirikan perpustakaan sejak kecil. Alhamdulillah waktu kuliah, berkolaborasi dengan teman satu angkatan, kami membuat persewaan buku online. Setelah itu aku menjadi mahasiswa tigkat akhir. Di mana sedang konsentrasi untuk mentas dari kampus, namun saat itulah aku malah mendapatkan ide untuk membuat perpustakaan bersama. Banyak sekali teman yang membantuku mewujudkan impianku dan berjalan hingga hari ini. Aku bisa lulus dengan nilai yang baik dari kampus, perpustakaan impian pun tercapai.

Menjadi seorang muslimah yang sudah naik status menjadi istri dan ibu, dibutuhkan manajemen waktu yang sangat baik. Waktu untuk me time seringkali harus dikompromikan dengan husband time dan kids time. Kita juga harus bangun lebih pagi dan tidur paling malam untuk memastikan segala di rumah berjalan dengan baik. Kita adalah manajer di rumah suami. Kepemimpinan kita itu nanti akan dipertanyakan di akhirat.

Kenali dan keluarkan semua potensi diri kita di jalan yang lurus. Misalnya kita hobi memasak, jalan-jalan, menulis, bahkan berbicara, lakukan dengan niat untuk berbagi dan mengaharap ridhaNya saja. Walaupun sudah menjadi ibu, kita tetap bisa mengaktualisasi diri asalkan urusan anak dan suami tidak terbengkalai. Yang paling penting, izin suami juga harus diminta, lho 🙂

Kini, aku benar-benar bangga dengan statusku sebagai muslimah. Di setiap apa yang kita lakukan adalah ladang pahala. Menjadi anak, istri, maupun ibu, semuanya menjanjikan surga. Menjadi muslimah produktif itu menyenangkan kok, selama kita tahu cara mainnya. Selamat menjalani hari dengan lebih produktif lagi!

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Daftar Isi

Download E-book gratis di: twinpath.kindipress.com/downloads

Dapatkan update info terbaru tentang ide-ide dari saya dan suami di medium.com/ersti-ken

2 Comments

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: